BANYUWANGI, BRATAPOS.com – Kebakaran terjadi di area usaha kuliner Dapur Barokah H. Niti Surabaya di Jalan Sritanjung, Kelurahan Temenggungan, Kecamatan Banyuwangi, Kamis (9/4/2026) sore. Insiden yang diduga dipicu kebocoran tabung gas LPG itu, menyebabkan dua karyawan mengalami luka ringan akibat sambaran api di bagian wajah.
Peristiwa kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 15.48 WIB. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Banyuwangi menerima laporan pada pukul 15.54 WIB, lalu segera mengerahkan tim Regu Brama 3 menuju lokasi.
BACA JUGA :
Ning Tiwi: Perkuat Eksistensi, IKPPI Hadirkan Ekosistem 4 Pilar Guna Akselerasi Kemandirian dan Kepemimpinan Perempuan Indonesia
Dengan jarak tempuh sekitar 850 meter, petugas Damkarmat tiba di lokasi dan langsung melakukan penanganan cepat. Kobaran api utama berhasil dipadamkan pada pukul 16.10 WIB, kemudian petugas melanjutkan proses pendinginan dan pemeriksaan lanjutan hingga situasi dinyatakan aman.
Berdasarkan asesmen petugas dan keterangan saksi di lokasi, kebakaran bermula saat seorang karyawan bernama Ahmad Nurul Huda (38) sedang memasak menggunakan dua kompor sekaligus. Ketika salah satu tabung gas habis, ia mengganti LPG 3 kilogram dengan tabung baru.
Namun, saat proses pergantian berlangsung, diduga terjadi kebocoran pada tabung gas tersebut. Dalam kondisi kompor masih menyala, api kemudian menyambar tabung LPG yang baru dipasang hingga memicu kobaran api lebih besar di area dapur.
“Korban yang panik, langsung meminta pertolongan warga sekitar setelah api membesar,” ujar petugas Damkarmat Banyuwangi, usai melakukan asesmen lapangan.
Sesampainya di lokasi, Komandan Regu Damkar lebih dulu melakukan pengamatan visual dari jarak aman. Mengingat tabung gas masih terdeteksi bocor, petugas mengambil langkah cepat menggunakan dua unit APAR kapasitas 6 kilogram untuk menahan laju api agar tidak meluas.
Setelah itu, tim menggelar selang berukuran 1,5 inci yang dihubungkan ke unit Fire Doome 04 untuk melakukan penyemprotan pada titik bara di area dapur. Petugas juga mendobrak pintu belakang menggunakan kapak, guna mempercepat pembuangan asap pekat dan panas dari dalam ruangan.
Setelah api berhasil dipadamkan, proses pendinginan dilakukan secara menyeluruh guna memastikan tidak ada bara tersembunyi yang berpotensi memicu kebakaran ulang atau re-ignition.
Tim investigasi Damkarmat turut memeriksa struktur bangunan dapur, untuk memastikan keamanan konstruksi pascakebakaran sekaligus menghitung estimasi kerugian.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, dua orang karyawan dilaporkan mengalami luka ringan akibat sambaran api pada bagian wajah.
Sementara kerusakan material meliputi mesin selep, pintu, instalasi kelistrikan, dua kompor gas, dua tabung LPG, bahan baku adonan masakan, serta perlengkapan dapur lainnya. Total kerugian materiil ditaksir mencapai sekitar Rp15 juta.
Dalam operasi pemadaman ini, Damkarmat Banyuwangi menerjunkan empat unit mobil pemadam, yakni Hino 02, Ayaxx 03, Fire Doome 04, dan Fire Doome 05.
Sebanyak 10 personel diterjunkan, terdiri atas Kasi Penyelamatan dan Evakuasi, Bidang Pemadaman dan Penyelamatan, Regu Brama 3, Regu Brama 1, tim humas, serta Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar). Sedangkan unsur lain yang turut membantu penanganan di lokasi, antara lain Polsek Kota Banyuwangi dan warga setempat.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Banyuwangi, Ir. Edy Supriyono, MM., menegaskan bahwa insiden ini harus menjadi pengingat serius bagi masyarakat maupun pelaku usaha kuliner agar lebih waspada saat mengganti tabung LPG.
Ia mengingatkan masyarakat, agar memastikan tidak ada sumber api yang masih menyala ketika proses pemasangan tabung dilakukan.
“Pemeriksaan kondisi regulator, selang, serta katup tabung juga wajib dilakukan untuk mencegah risiko kebocoran gas yang berpotensi memicu kebakaran,” pesannya. (rag/bp-bwi)
Prev Article
Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62: Lapas Banyuwangi Gelar Bakti Sosial Bersih Lingkungan dan Tempat Ibadah
Next Article
Viral! Bawa SK ASN Palsu dan Nyaris Ngantor, Terbongkar Sindikat Penipuan di Gresik