Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Kafe Gede Suranadi Disorot Usai Keributan, Korban Minta Dugaan Pengeroyokan Diusut

‎LOMBOK BARAT — Keributan terjadi di Kafe Gede, wilayah Suranadi, Kabupaten Lombok Barat, Kamis (1/10/2026). Peristiwa tersebut diduga berawal dari kesalahpahaman yang kemudian memanas hingga terjadi dugaan pengeroyokan.

‎Informasi yang dihimpun menyebutkan, dalam peristiwa itu terdapat seorang pria yang mengaku sebagai anggota Polsek Kopang, Kabupaten Lombok Tengah. Namun, identitas dan status pria tersebut sebagai anggota kepolisian masih perlu dipastikan melalui keterangan resmi dari institusi terkait.

BACA JUGA : KUASA HUKUM TERLAPOR: KASUS MASIH DALAM PROSES PENYELIDIKAN, JANGAN MENGHAKIMI SEBELUM ADA HASIL HUKUM

‎Pihak korban menyebut perselisihan bermula dari kesalahpahaman antara sejumlah orang yang berada di lokasi. Situasi kemudian memanas hingga berujung pada keributan dan dugaan pengeroyokan.

‎Setelah kejadian, korban bersama sejumlah rekannya mendatangi Polsek Kopang setelah memperoleh informasi bahwa pria yang disebut terlibat dalam kejadian tersebut berada di kantor kepolisian tersebut.

Korban meminta Polsek Narmada segera menindaklanjuti kejadian dan memproses pihak yang diduga terlibat sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Korban dan rekan-rekannya juga meminta pihak berwenang memeriksa aktivitas Kafe Gede. Mereka mengaku lokasi tersebut beberapa kali dikaitkan dengan keributan dan mempertanyakan aspek perizinan serta tanggung jawab pengelola apabila terjadi persoalan di lokasi.

‎Namun, tudingan tersebut masih merupakan keterangan dari pihak korban dan perlu diverifikasi lebih lanjut oleh instansi berwenang.

‎Saat dikonfirmasi terkait kejadian tersebut, pengelola Kafe Gede menyatakan tidak mengetahui persoalan yang terjadi.

‎Hingga berita ini disusun, belum diperoleh keterangan resmi dari Polsek Narmada maupun Polsek Kopang mengenai kronologi lengkap kejadian, identitas pria yang mengaku sebagai anggota kepolisian, serta langkah hukum yang telah atau akan dilakukan terkait dugaan pengeroyokan tersebut.

‎Keterangan resmi dari pihak kepolisian diperlukan untuk memastikan fakta kejadian dan status hukum masing-masing pihak yang terlibat

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Asjuni Iskandar, S.H Buka Babak Baru Pilkades Bengkaung 2026, Jadi Pendaftar Pertama di Hari Ketiga
Next Article

Related to this topic:

Be the first to write a comment.