Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Market Days TK-Tunas Bangsa Senggigi, Tanamkan Jiwa Wirausaha dan Kenalkan Rupiah kepada Anak Sejak Usia Dini

SENGGIGI, LOMBOK BARAT– Dalam upaya menghadirkan pembelajaran yang kreatif, edukatif, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari, TK Tunas Bangsa Senggigi menggelar kegiatan Market Day pada Sabtu (31/10/2026). Kegiatan tahunan ini menjadi sarana edukasi bagi anak-anak untuk mengenal dunia Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), sekaligus memahami fungsi dan nilai mata uang Rupiah sejak usia dini.

Berlangsung di lingkungan TK Tunas Bangsa Senggigi, kegiatan tersebut melibatkan murid, wali murid, para guru, serta masyarakat dari luar lingkungan sekolah. Keterlibatan berbagai unsur ini menjadikan Market Day bukan sekadar kegiatan internal sekolah, melainkan ruang interaksi dan pembelajaran ekonomi sederhana yang melibatkan lingkungan sosial anak.

BACA JUGA : Bahayakan Keselamatan Pekerja, K3 Diabaikan,Proyek Milliaran Revitalisasi Kecamatan Tambelangan Disorot.

Melalui kegiatan ini, anak-anak diperkenalkan secara langsung pada aktivitas jual beli, mulai dari mengenal produk, menawarkan barang, berinteraksi dengan pembeli, hingga memahami penggunaan uang Rupiah sebagai alat transaksi.

Kepala TK Tunas Bangsa Senggigi, "Riyadatul Jannah, S.Pd", menyampaikan bahwa kegiatan Market Day merupakan salah satu bentuk pembelajaran praktik yang dirancang untuk memberikan pengalaman nyata kepada anak-anak di luar kegiatan belajar di dalam kelas.

"Melalui kegiatan Market Day ini, kami ingin mengenalkan kepada anak-anak bagaimana proses jual beli berlangsung, apa itu UMKM, serta bagaimana menggunakan dan mengenal nilai mata uang Rupiah. Kami berharap anak-anak bisa belajar secara langsung melalui pengalaman yang menyenangkan," ungkap Ibu Riya.

Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan ini memiliki nilai pendidikan yang lebih luas. Anak-anak tidak hanya belajar berhitung dan mengenal uang, tetapi juga dilatih untuk berani berkomunikasi, percaya diri, mandiri, bekerja sama, serta menghargai proses dan usaha orang lain.

"Kami ingin menanamkan sejak dini bahwa setiap kegiatan ekonomi membutuhkan usaha, kejujuran, tanggung jawab, dan kerja sama. Anak-anak juga perlu belajar berinteraksi dengan orang lain serta memiliki keberanian untuk mencoba hal-hal baru," tambahnya.

Lebih lanjut, ia mengapresiasi keterlibatan para wali murid, guru, dan masyarakat yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan lingkungan masyarakat merupakan bagian penting dalam mendukung tumbuh kembang serta pembentukan karakter anak.

Kegiatan Market Day ini diselenggarakan satu kali dalam setahun dan diharapkan menjadi agenda edukasi yang terus dipertahankan oleh TK Tunas Bangsa Senggigi.

Melalui kegiatan tersebut, TK Tunas Bangsa Senggigi ingin membuktikan bahwa pendidikan anak usia dini bukan hanya tentang membaca, menulis, dan berhitung, tetapi juga membangun karakter, kreativitas, kemandirian, serta kemampuan anak dalam memahami lingkungan dan kehidupan sosialnya.

 

Dari lingkungan sekolah, anak-anak belajar mengenal dunia usaha. Dari transaksi sederhana, mereka mulai memahami nilai Rupiah. Dan dari pengalaman kecil hari ini, diharapkan tumbuh keberanian serta jiwa kewirausahaan untuk masa depan.

 

 

 

 

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Bupati Maesyal Rasyid Apresiasi Pemuda Inovatif dan Penggerak di Malam Puncak Sumpah Pemuda ke-98
Next Article
Dengan Modus Gonta Ganti Nopol, Mobil Pengangkut Kayu Curian Berhasil Digagalkan Petugas.

Related to this topic:

Be the first to write a comment.