Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

MAKI Jatim dan The Biggest Culture of Jatim Perkuat Sinergi Sosial Budaya di Banyuwangi

BANYUWANGI, BRATAPOS.com – Ketua Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Jawa Timur, Heru Satriyo, secara resmi membuka kegiatan kebersamaan The Biggest Culture of Jatim bersama MAKI Jatim di lingkungan Pancoran Grup, Dusun Pancoran, Kecamatan Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi, Jumat (30/10/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum strategis untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus membangun sinergi lintas komunitas, organisasi masyarakat sipil, dan elemen masyarakat dalam mendorong terciptanya kehidupan sosial yang harmonis, produktif, dan berbudaya.

BACA JUGA : Silaturahmi Penuh Makna, Camat Sepatan Timur Ziarah ke Makam Pahlawan Nasional Raden Aria Wangsakara di Lengkong

Pembukaan oleh Heru Satriyo menandai dimulainya rangkaian agenda kebersamaan yang tidak hanya berorientasi pada pertemuan antar komunitas, tetapi juga diharapkan mampu melahirkan kolaborasi nyata yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Heru Satriyo menyampaikan bahwa kebersamaan dan komunikasi lintas komunitas merupakan modal penting dalam membangun kekuatan sosial masyarakat. Menurutnya, organisasi dan komunitas harus mampu mengambil peran lebih luas, tidak sekadar menjadi wadah berkumpul, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan sekitarnya.

"Silaturahmi dan kebersamaan seperti ini harus terus kita bangun. Saya berharap hubungan antar komunitas, organisasi, dan seluruh elemen masyarakat tidak hanya terjalin dalam kegiatan seremonial, tetapi mampu berkembang menjadi sinergi yang produktif. Kita harus saling mendukung, menjaga kepedulian sosial, serta bersama-sama memberikan kontribusi positif bagi masyarakat," ujar Heru Satriyo.

Ia juga menekankan bahwa kesadaran masyarakat terhadap transparansi, kepedulian, dan tanggung jawab sosial perlu terus diperkuat melalui komunikasi serta keterlibatan berbagai elemen masyarakat.

"MAKI hadir dengan semangat membangun kepedulian terhadap kepentingan publik. Karena itu, kolaborasi dengan berbagai komunitas menjadi penting. Kita ingin membangun ruang kebersamaan yang sehat, terbuka, dan konstruktif sehingga setiap elemen masyarakat memiliki kesempatan untuk berkontribusi dalam menciptakan perubahan yang lebih baik," tambahnya.

Kehadiran Owner Pancoran Grup, Hj. Istikomah, turut menjadi bagian penting dalam terselenggaranya kegiatan tersebut. Pancoran Grup menjadi salah satu ruang pendukung bagi terbangunnya interaksi dan kolaborasi berbagai elemen masyarakat di wilayah Rogojampi.

Kolaborasi The Biggest Culture of Jatim bersama MAKI Jatim juga memiliki relevansi dalam membangun kesadaran publik mengenai pentingnya transparansi, tanggung jawab sosial, serta kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Di tengah dinamika kehidupan masyarakat, keberadaan komunitas dan organisasi masyarakat sipil tidak semestinya hanya menjadi wadah berkumpul. Lebih dari itu, komunitas diharapkan mampu mengambil peran sebagai penggerak partisipasi, memperluas ruang dialog, serta menghadirkan kegiatan yang memiliki nilai edukasi dan manfaat sosial.

Melalui kegiatan tersebut, sinergi antara The Biggest Culture of Jatim, MAKI Jatim, dan Pancoran Grup diharapkan tidak berhenti pada seremoni kebersamaan semata. Kolaborasi tersebut diharapkan berkembang menjadi gerakan positif yang berkelanjutan, terutama dalam memperkuat hubungan sosial dan pelestarian nilai-nilai budaya di tengah masyarakat.

Kegiatan ini sekaligus menjadi pesan, bahwa membangun masyarakat yang kuat membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Kebersamaan, kepedulian, dan komunikasi yang konstruktif merupakan modal penting dalam menjaga keharmonisan sosial serta mendorong kemajuan Kabupaten Banyuwangi. (rag/bp-bwi)

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Silaturahmi Penuh Makna, Camat Sepatan Timur Ziarah ke Makam Pahlawan Nasional Raden Aria Wangsakara di Lengkong
Next Article
Persoalan Suara Sound Mini Berujung Laporan Polisi, Warga Penanggungan Harapkan Penyelesaian Secara Musyawarah

Related to this topic:

Be the first to write a comment.