Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Aspal atau Sekadar Tabur Pasir? Proyek Pengaspalan Desa Gombang Tulungagung Disorot, Pengendara Kerap Terjatuh

TULUNGAGUNG, BRATAPOS.com – Proyek pengaspalan jalan di Desa Gombang, Kecamatan Pakel, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, menjadi sorotan warga dan pemerhati publik. Pekerjaan yang disebut berlangsung pada 24 September 2026 tersebut dipertanyakan kualitasnya setelah permukaan jalan dinilai masih dipenuhi material pasir dan dikeluhkan licin oleh pengguna jalan.

Sorotan muncul bukan semata karena pekerjaan berlangsung relatif singkat, tetapi juga karena kondisi permukaan jalan pasca pekerjaan yang dinilai belum memberikan rasa aman bagi masyarakat. Sejumlah warga bahkan mengaku pengendara sepeda motor beberapa kali terjatuh, terutama ketika melintasi bagian jalan yang menikung.

BACA JUGA : Sambut CRS Karang Taruna Bersama Imperial Lippo Village Karawaci

Salah satu warga setempat yang ditemui pada Jumat (2/10/2026) mengungkapkan, kondisi jalan setelah pekerjaan justru membuat pengguna jalan harus lebih berhati-hati.

“Baru dikerjakan 24 September lalu, jalannya sudah licin. Banyak warga jatuh, apalagi di tikungan. Terlihat hanya ditabur pasir, tidak ada lapisan aspal yang kokoh,” ungkap warga kepada Bratapos.com.

Keluhan tersebut memunculkan pertanyaan mengenai metode dan kualitas pekerjaan yang diterapkan di lapangan. 

Secara kasat mata, permukaan jalan terlihat masih ditutupi material pasir. Kondisi tersebut dinilai berpotensi mengurangi daya cengkeram ban kendaraan, khususnya sepeda motor, terlebih ketika melaju di tikungan atau saat kondisi jalan basah.

Namun, untuk memastikan apakah pekerjaan tersebut benar-benar tidak sesuai spesifikasi teknis, diperlukan pemeriksaan lapangan dan pengujian oleh instansi teknis yang berwenang.

Tim pemerhati publik menilai, hasil pekerjaan di lokasi tidak sebanding dengan anggaran yang disebut telah disiapkan. Mereka mempertanyakan apakah pelaksanaan proyek telah memenuhi spesifikasi teknis, volume pekerjaan, serta standar mutu sebagaimana tercantum dalam dokumen pekerjaan.

Menurut mereka, kualitas infrastruktur jalan tidak semestinya hanya dilihat dari pekerjaan yang telah selesai secara visual. Ketahanan, keamanan, ketebalan, material yang digunakan, hingga proses pengerjaan menjadi bagian penting yang perlu diperiksa.

"Jika kualitas pekerjaan memang tidak sesuai spesifikasi, kondisi tersebut dikhawatirkan membuat jalan lebih cepat mengalami kerusakan. Sehingga berpotensi menimbulkan kebutuhan biaya pemeliharaan atau perbaikan kembali," ujarnya.

Atas temuan dan keluhan warga tersebut, tim pemerhati publik menyatakan akan melaporkannya secara resmi kepada Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Tulungagung.

Mereka meminta pemerintah daerah tidak hanya melihat hasil pekerjaan secara administratif, tetapi melakukan pemeriksaan langsung di lokasi untuk memastikan kualitas proyek tersebut.

“Dana rakyat harus menghasilkan karya yang kokoh, aman, dan awet, bukan jalan yang justru membahayakan warga. Kami meminta agar diperiksa, dievaluasi, dan ditindaklanjuti secara tegas. Jika ditemukan penyimpangan, harus ada pertanggungjawaban,” tegasnya.

Persoalan ini kini menunggu respons dari pihak terkait, termasuk instansi teknis dan pelaksana pekerjaan. Pemeriksaan lapangan diperlukan untuk menjawab pertanyaan publik mengenai kesesuaian antara pelaksanaan proyek dengan spesifikasi dan anggaran yang digunakan.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak pelaksana proyek maupun instansi yang bertanggung jawab atas pekerjaan tersebut belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan warga dan sorotan terhadap kualitas pengaspalan. (lor)

Bersambung...!!

 

Pewarta: SHELOR

Publisher: Kepala Cabang Bratapos Media Wilayah Semeru

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Sambut CRS Karang Taruna Bersama Imperial Lippo Village Karawaci
Next Article

Related to this topic:

Be the first to write a comment.