Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Viral! Bawa SK ASN Palsu dan Nyaris Ngantor, Terbongkar Sindikat Penipuan di Gresik

Gresik | bratapos.com - Aksi nekat seorang perempuan yang datang ke kantor Pemkab Gresik dengan seragam ASN mendadak viral. Ia datang dengan percaya diri, siap bekerja, dan membawa Surat Keputusan (SK) pengangkatan. Namun, fakta mengejutkan terungkap: dokumen tersebut palsu.

Perempuan berinisial SE itu bahkan sempat berbaur dan bersalaman dengan pegawai lain sebelum akhirnya terbongkar. Kecurigaan muncul saat SK yang dibawanya menyebut penempatan di bagian humas—padahal struktur itu sudah lama dihapus.

BACA JUGA : Ning Tiwi: Perkuat Eksistensi, IKPPI Hadirkan Ekosistem 4 Pilar Guna Akselerasi Kemandirian dan Kepemimpinan Perempuan Indonesia

Tak hanya itu, tanda tangan pejabat dalam dokumen tersebut juga tidak sesuai. Dari sinilah dugaan penipuan rekrutmen ASN mulai terkuak.

Kepala BKPSDM Gresik, Agung Endro Dwi Setyo Utomo, mengungkapkan bahwa kasus ini tidak hanya menimpa satu orang. Hingga kini, sedikitnya sembilan korban telah teridentifikasi.

“Korban kami panggil untuk dimintai keterangan. Kasus ini masih kami dalami,” tegasnya.

Lebih mencengangkan lagi, para korban diduga telah menyetor uang dalam jumlah fantastis demi mendapatkan status ASN instan. Nilainya bervariasi, mulai dari Rp70 juta hingga Rp150 juta per orang.

Modus pelaku terbilang rapi. Korban dijanjikan bisa masuk ASN tanpa tes, bahkan disebut hanya menggantikan posisi pegawai yang mengundurkan diri. Padahal, sistem tersebut tidak pernah ada dalam mekanisme resmi pemerintah.

Para korban sempat mendatangi sejumlah kantor di lingkungan Pemkab Gresik sebelum akhirnya diarahkan ke BKPSDM untuk verifikasi. Dari situlah terungkap bahwa seluruh dokumen yang dibawa tidak sah.

Kini, Pemkab Gresik bersiap membawa kasus ini ke ranah hukum. Dugaan kuat mengarah pada praktik penipuan terorganisir dengan modus rekrutmen ASN ilegal.

Pemerintah pun mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur janji masuk ASN tanpa prosedur resmi.

Ingat! Tidak ada jalur cepat jadi ASN. Semua harus lewat seleksi resmi pemerintah

Jamal/wit

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Kebakaran Dapur Barokah Banyuwangi Dipicu Kebocoran LPG, Dua Karyawan Alami Luka Ringan
Next Article
Pemkab Gresik Dampingi Korban Penipuan Rekrutmen ASN, Polres Gresik Kantongi Data

Related to this topic:

Be the first to write a comment.