Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Sejumlah Guru Kembali Protes Menu MBG Yang Disajikan SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep

KOMENTAR 1982

SUMENEP// Bratapos.com – Sejumlah guru di salah satu lembaga pendidikan penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menyuarakan protes terhadap menu makanan yang disajikan oleh SPPG Pakamban Laok 2, Kabupaten Sumenep. Keluhan tersebut muncul lantaran kualitas menu dinilai tidak layak dan jauh dari standar gizi yang dijanjikan pemerintah.

Kritik menguat setelah siswa menerima MBG dengan lauk tak jelas tanpa disertai minuman atau susu yang diperbolehkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

BACA JUGA : Komunikasi Sosial Anggota Satgas TMMD, Bersama Guru dan Murid Bantu Bersihkan Halaman Sekolah Minggu Vihara Vimalakirti

Kondisi ini dinilai ironis dan berpotensi mengganggu kenyamanan serta kesehatan siswa.

“MBG semakin parah, ini malah tidak ada susunya minimal beri air. Anak-anak mau minum apa. Terus lauknya ini apa, yang ini justru tidak akan membuat siswa selera makan,” ujar seorang guru bernisial AS dengan nada kecewa, Sabtu (31/1/2026).

Tak hanya itu, guru juga mengungkapkan, bahwa pada hari sebelumnya siswa sempat menerima tahu krispi dengan rasa yang mencurigakan.

“Kemarin juga sempat ada tahu krispi, tapi rasa tahunya aneh kayak sudah basi,” katanya.

Bahkan, menu MBG kering yang dibagikan hari ini juga dinilai asal-asalan, dalam paket tersebut terdapat snack berbahan susu (indomilk cokelat) serta roti dan wafer instan (kemasan).

Menurutnya, bahwa menu MBG seharusnya berbasis olahan UMKM lokal. Namun, realita di lapangan justru bertolak belakang.

“Ini lagi menu MBG kering. Saya yang mendengar info bahwa menunya harus olahan UMKM, lagi-lagi pakai susu indomilk cokelat, wafer, dan roti,” ujar guru lainnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak SPPG Pakamban Laok 2 yang dikelolan Yayasan Bumi Asfan Abadi belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan dan kritik atas kualitas menu MBG tersebut.

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
FORMASI Tegaskan POLRI Harus Tetap di Bawah Presiden: Jamin Supremasi Sipil, Independensi & Profesionalisme
Next Article
TNI AD Hadir Bangun Desa, Kasrem 083/Bdj Tinjau Jembatan Perintis Garuda di Seneporejo Banyuwangi

Related to this topic:

Be the first to write a comment.