Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

INKA Banyuwangi Kirim 60 Gerbong Datar ke Palembang, Perkuat Logistik Batu Bara Sumatera

BANYUWANGI, BRATAPOS.com – PT Industri Kereta Api (Persero) (INKA) kembali menunjukkan kapasitas produksinya dengan mengirimkan 60 unit gerbong datar pesanan PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI) ke wilayah operasional Palembang, Sumatera Selatan. Pengiriman ini menjadi bagian penting dalam penguatan sistem logistik berbasis rel di Sumatera Bagian Selatan, khususnya untuk angkutan batu bara dan kontainer.

Pengiriman dilakukan langsung dari fasilitas produksi INKA di Banyuwangi, yang kini berkembang sebagai salah satu basis manufaktur sarana perkeretaapian nasional.

BACA JUGA : Komunikasi Sosial Anggota Satgas TMMD, Bersama Guru dan Murid Bantu Bersihkan Halaman Sekolah Minggu Vihara Vimalakirti

Senior Manager Humas dan Kantor Perwakilan INKA, Hartono, mengungkapkan bahwa pengiriman ini merupakan rangkaian ke-14 (TS-14) dari total kontrak pengadaan 1.125 unit gerbong datar antara INKA dan KAI.

“Seluruh proses produksi dilakukan di pabrik INKA Banyuwangi. Ini menjadi bukti, bahwa kemampuan industri dalam negeri semakin kompetitif,” ujar Hartono, Jumat (10/4/2026).

Gerbong datar yang dikirim dirancang multifungsi, mampu mengangkut kontainer, material konstruksi, hingga komoditas strategis seperti batu bara. Kehadiran armada ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas dan efisiensi distribusi logistik di Sumatera Selatan, wilayah yang selama ini menjadi tulang punggung produksi energi nasional.

Pengadaan gerbong ini merupakan bagian dari Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) KAI hingga 2029, dengan fokus utama pada penguatan angkutan barang berbasis rel yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Untuk proses distribusi, INKA mengandalkan jalur darat dengan melibatkan sekitar 30 unit truk trailer. Setiap pengiriman dilakukan secara bertahap, dengan kapasitas 60 gerbong per rangkaian.

Perjalanan dari Banyuwangi menuju Palembang diperkirakan memakan waktu sekitar empat hari, tergantung kondisi lalu lintas dan cuaca di sepanjang lintasan logistik antar pulau tersebut.

“Ini adalah TS ke-14. Kami bersyukur pengiriman berjalan lancar berkat dukungan semua pihak, termasuk masyarakat,” tambah Hartono.

Secara keseluruhan, INKA menargetkan penyelesaian 19 rangkaian pengiriman atau setara 1.125 unit gerbong datar pada pertengahan tahun 2026. Target ini menjadi indikator penting dalam menjaga kesinambungan proyek strategis sektor transportasi nasional.

Selain itu, keberhasilan proyek ini juga mempertegas peran Banyuwangi sebagai kawasan industri manufaktur strategis di sektor perkeretaapian.

“Kami berharap, seluruh proses berjalan lancar dan INKA Banyuwangi terus berkembang sebagai pusat produksi berkelas dunia,” tutupnya. (rag/bp-bwi)

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Kalapas Banyuwangi I Wayan Nurasta Wibawa Dimutasi, Kini Pimpin Lapas Kelas IIA Tenggarong
Next Article
Bupati Ipuk Ungkap Kunci Sukses Pariwisata Banyuwangi di Hadapan Wali Kota Padang Panjang dan Bupati Malang

Related to this topic:

Be the first to write a comment.