Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Angin Kencang Robohkan Rumah di Kedayunan Banyuwangi, Babinsa Sigap Lakukan Penanganan

BANYUWANGI, BRATAPOS.com — Angin kencang yang melanda wilayah Dusun Krajan, Desa Kedayunan, Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi, pada Minggu (25/1/2026) sekitar pukul 11.04 WIB, menyebabkan sebuah rumah warga roboh. Rumah yang berada di RT 03 RW 03 tersebut diketahui milik keluarga almarhum Haji Mashadi.

Bangunan ambruk akibat kondisi fisik rumah yang sudah rapuh, terutama pada bagian kayu penyangga, sehingga tidak mampu menahan terpaan angin kencang yang terjadi secara tiba-tiba.

BACA JUGA : Ning Tiwi: Perkuat Eksistensi, IKPPI Hadirkan Ekosistem 4 Pilar Guna Akselerasi Kemandirian dan Kepemimpinan Perempuan Indonesia

Mengetahui peristiwa tersebut, Babinsa Desa Kedayunan, Serda Okto Hetharia, dengan sigap langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan, pengamanan, serta membantu penanganan awal bersama unsur terkait.

“Begitu mendapat informasi dari warga, saya langsung menuju lokasi untuk memastikan kondisi aman, membantu mengamankan sisa bangunan, serta mengevakuasi barang-barang yang masih bisa diselamatkan,” ujar Serda Okto Hetharia.

Berdasarkan hasil pendataan di lapangan, rumah tersebut sudah lama tidak ditempati oleh pihak keluarga. Selama kurang lebih 15 tahun, bangunan itu dipinjamkan kepada warga setempat, Bapak Pahri, yang menggunakannya sebagai tempat tinggal sekaligus usaha warung kopi dan gorengan.

Saat kejadian, tidak terdapat korban jiwa. Namun, perlengkapan warung dan barang-barang di dalam rumah mengalami kerusakan, dengan total kerugian material diperkirakan mencapai Rp5.000.000.

Sementara itu, Danramil 0825/04 Kabat, Kapten Czi Dul Majid, menegaskan bahwa respons cepat Babinsa merupakan bagian dari komitmen TNI AD dalam membantu masyarakat yang tertimpa musibah.

“Kehadiran Babinsa di lokasi bencana, merupakan bentuk tanggung jawab dan kepedulian TNI terhadap keselamatan warga. Kami selalu menginstruksikan Babinsa untuk cepat tanggap, bersinergi dengan aparat desa, Bhabinkamtibmas, dan masyarakat dalam setiap situasi darurat,” tegas Kapten Czi Dul Majid, Senin (26/1/2026).

Ia juga mengapresiasi, kekompakan seluruh elemen masyarakat yang bersama-sama melakukan penanganan awal pasca kejadian.

Dalam penanganan rumah roboh tersebut, Babinsa, Bhabinkamtibmas, perangkat dusun, RT, serta warga sekitar bahu-membahu mengamankan lokasi, membersihkan material bangunan, dan memastikan tidak ada potensi bahaya lanjutan.

“Alhamdulillah warga sangat kompak. Sinergi seperti ini yang membuat penanganan kejadian bisa dilakukan dengan cepat dan aman,” tambah Serda Okto Hetharia.

Danramil Kabat juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di wilayah Banyuwangi.

“Kami mengimbau warga untuk lebih waspada, khususnya terhadap bangunan yang sudah tua atau rapuh. Keselamatan jiwa harus menjadi prioritas utama,” pungkas Kapten Czi Dul Majid.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk selalu waspada terhadap perubahan cuaca, sekaligus menegaskan peran aktif TNI dalam membantu dan melindungi masyarakat di wilayah binaannya. (rag/bp-bwi)

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Penyidikan Ada, Tapi Tak Sampai Pengadilan: Denda Jadi Akhir Kasus Rokok Ilegal di Gresik
Next Article
Dirasa Masih Belum Memuaskan Atas Tuntutan Jaksa, Keluarga Korban Minta Keadilan

Related to this topic:

Be the first to write a comment.