Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Menteri Imipas Anugerahi Delapan Pegawai Lapas Banyuwangi, Apresiasi Kinerja dalam Pemberantasan Narkoba

BANYUWANGI, BRATAPOS.com — Dedikasi dan integritas pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Sebanyak delapan orang pegawai menerima Penghargaan Anugraha Wira Wibawa Dharmesti Pratama dari Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Republik Indonesia, Agus Andrianto, atas prestasi gemilang mereka dalam pemberantasan peredaran narkotika di lingkungan pemasyarakatan.

Penghargaan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Menteri Agus dalam kegiatan Pembinaan Mental Pegawai Kemenimipas yang digelar di Pulau Nusa Kambangan, Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (5/11/2025). Acara tersebut diikuti secara virtual oleh seluruh penerima penghargaan dan satuan kerja Pemasyarakatan serta Imigrasi di seluruh Indonesia.

BACA JUGA : SiLPA Rp154,79 Miliar Jadi Sorotan DPRD, Pemkot Madiun Diminta Benahi Perencanaan Anggaran

Menurut keterangan resmi Kemenimipas, penghargaan Anugraha Wira Wibawa Dharmesti Pratama diberikan kepada para pegawai yang menunjukkan loyalitas tinggi, integritas tanpa kompromi, dan keberanian dalam menegakkan aturan, khususnya dalam upaya memerangi jaringan narkotika dan tindak pelanggaran di dalam lembaga pemasyarakatan.

“Dedikasi dan kinerja mereka layak diapresiasi. Kontribusi nyata para pegawai penerima penghargaan ini, telah memberi dampak positif bagi kemajuan organisasi dan pencapaian tujuan Pemasyarakatan yang bersih dan bermartabat,” ujar Menteri Agus dalam sambutannya.

Ia menambahkan, penghargaan ini sekaligus menjadi bukti nyata pelaksanaan 13 Program Akselerasi Kemenimipas, terutama poin pertama yang menekankan pentingnya pemberantasan narkoba serta penipuan dengan berbagai modus di dalam Lapas dan Rutan.

“Kami berharap, prestasi ini menjadi inspirasi bagi seluruh jajaran. Keteladanan mereka menunjukkan bahwa integritas dan disiplin masih menjadi roh utama dalam pelayanan pemasyarakatan,” tegasnya.

Kepala Lapas Kelas IIA Banyuwangi, I Wayan Nurasta Wibawa, menyampaikan rasa bangga atas pencapaian yang diraih anak buahnya. Ia menilai penghargaan tersebut bukan hanya bentuk pengakuan individu, melainkan juga hasil kerja kolektif seluruh jajaran dalam menjaga marwah institusi.

“Penghargaan ini menjadi kebanggaan bagi kami semua. Semoga capaian ini semakin memacu semangat seluruh pegawai Lapas Banyuwangi untuk terus bekerja dengan profesional, berintegritas, dan mematuhi peraturan serta SOP yang berlaku,” ujarnya.

Wayan menegaskan, pihaknya berkomitmen menjadikan penghargaan ini sebagai momentum memperkuat budaya kerja bersih dan transparan, sekaligus mendukung visi besar Kemenimipas untuk mewujudkan pemasyarakatan yang humanis, berkeadilan, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.

Pencapaian delapan pegawai Lapas Banyuwangi ini menegaskan, bahwa semangat reformasi birokrasi dan penegakan integritas di jajaran pemasyarakatan terus berjalan nyata. Di tengah tantangan pengawasan ketat terhadap penyalahgunaan wewenang dan potensi penyimpangan, prestasi ini menjadi simbol keberanian dan dedikasi aparatur sipil negara dalam menjaga marwah institusi.

Dengan penghargaan bergengsi ini, Lapas Banyuwangi meneguhkan diri sebagai salah satu satuan kerja pemasyarakatan yang berkomitmen tinggi terhadap pemberantasan narkoba, penegakan disiplin, dan pelayanan pemasyarakatan yang berintegritas. (rag/bp-bwi)

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
YLBH FT Selesaikan Safari Penyuluhan Hukum, Rundem Di 6 Kecamatan Kabupaten Gresik
Next Article
Polresta Banyuwangi Ungkap Fakta Baru Kasus Bayi Tewas di Wongsorejo, Ibu Kandung Resmi Jadi Tersangka

Related to this topic:

Be the first to write a comment.