Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Pelaku Pencabulan Desa Darma Camplong Berkeliaran Bebas, Keluarga Korban larut Dalam Kesedihan

Sampang, bratapos.com - Kembali terjadi atas dugaan Perlakuan tidak senonoh / pencabulan terhadap seorang gadis (20) kurang normal, Keterbatasan Akal didesa Darma Camplong, Kecamatan Camplong kabupaten Sampang menjadi perbincangan dikalangan warga sekitar. 

Dugaan Perlakuan tidak senonoh tersebut dilakukan oleh Pria ber umur kurang lebihnya (60) Anisial (AM), informasi yang kami dapat dari ibu kandung  pelaku adalah kakek dari korban. 

BACA JUGA : Sidang Gugatan SIP Kios PBM, Penggugat Nilai Saksi Tergugat Belum Mampu Jelaskan Dasar Pencabutan

Kejadian tersebut berawal korban duduk santai di sebuah gardu saat itu (AM) Pelaku menghampiri Korban Sebut saja (Melati) yang lagi sendirian, AM langsung Memegang Tangan Korban sekaligus memasukan tangan tersebut ke dalam sarung yang dipakai pelaku. 

Dengan tujuan supaya Melati Memegang Kemaluan (AM) serta menyuruhnya untuk dikocokan (Coli) sampai keluar sepermanya. pelaku AM tidak selesai disitu, tindakan tidak senonoh tersebut dilakukan kembali dirumah korban saat rumah tersebut kosong,. 

Orang tua korban tidak ada curiga sedikitpun terhadap AM karena pelaku masih keluarga/kakek dari korban, ketahuannya tindakan cabul itu,  ada tetangga dari korban memergoki saat pelaku melakukan aksinya.  

Dikarenakan gadis tersebut mempunyai keterbatasan pikir melati cerita pada tetangganya kalau dirinya di suruh pelaku untuk melakukan hal tersebut, yang pada akhirnya orang tua melati melaporkan pada pihak yang berwajib atas dugaan tindak pencabulan terhadap anaknya 

Saat ditemui awak media dirumahnya keluarga korban mengatakan pihaknya sudah melaporkan kepada APH, " Iya benar, kami sudah melaporkan kejadian ini, karena anak kami alami trauma berat, tidak mau bergaul sama orang lagi, ucapnya. 

Kami berharap Polres sampang menindak secara hukum pelaku pelecehan anak kami, apalagi pelaku selalu ngecengi kami, dengan nada bicara kalau dirinya tidak diamankan oleh APH, " Mana katanya laporan kenapa saya gak di tangkap, ujar ibu korban menirukan ucap pelaku. 

Sampai saat ini tidak ada tindakan apapun, kami sudah kesal dengan kelakuan AM terhadap anak saya, sakit hati kami, ungkapnya, " Jadi tolong ini menyangkut anak kami, anak yang tidak berdosa dan kurang akal diperlakukan layaknya binatang, berharap kepada ApH untuk segera amankan pelaku beri hukuman segimana mestinya, harapan keluarga kepada APH.

Perlu diketahui pelaku AM sampai saat ini masih tenang terkesan tidak berdosa, dan santai ber aktivitas sembari ngecengi keluarga korban. 

Saat di konfirmasi Humas Polres Sampang Iptu Eko Puji Waloyo mengatakan, " Untuk perihal itu, masih memeriksa saksi saksi dan terutama saksi ahli yang belum hadir dalam  undangan dari penyidik, ungkapnya singkat

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Sidang Gugatan SIP Kios PBM, Penggugat Nilai Saksi Tergugat Belum Mampu Jelaskan Dasar Pencabutan
Next Article
Kapolsek Tempursari Gelar Tasyakuran Hari Bhayangkara ke-80, Perkuat Sinergi dengan Masyarakat

Related to this topic:

Be the first to write a comment.