BANYUWANGI, BRATAPOS.com – Langkah Anggota DPRD Kabupaten Banyuwangi Komisi II sekaligus Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Banyuwangi, Saiful Anam, S.E., yang turun langsung menyapa dan berdialog dengan para pedagang Pasar Banyuwangi di kawasan Gedung Wanita, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Banyuwangi, Senin (13/7/2026), mendapat apresiasi dari berbagai kalangan.
Salah satunya datang dari Ketua Umum Aliansi Advokat Banyuwangi Bersatu (AABB), Raden Bomba Sugiarto, S.H., M.H. Menurutnya, kehadiran seorang anggota DPRD di tengah masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil dan pedagang pasar, merupakan wujud nyata pelaksanaan fungsi legislasi, pengawasan, dan penyerapan aspirasi yang menjadi amanat konstitusi.
BACA JUGA :
Dugaan Skandal Kecurangan Bahan Baku Kopi Indocafe Menguat, P2BMI dan GRPK Siapkan Laporan Berjenjang
"Seorang wakil rakyat tidak cukup hanya hadir dalam ruang rapat atau forum formal. Kehadiran langsung di tengah masyarakat untuk mendengar keluhan, melihat kondisi riil, dan mencari solusi merupakan bentuk tanggung jawab moral sekaligus politik kepada konstituen. Apa yang dilakukan Saudara Saiful Anam patut diapresiasi," ujar Raden Bomba Sugiarto.
Menurut Bomba, pasar tradisional merupakan salah satu indikator utama perputaran ekonomi kerakyatan. Karena itu, perhatian terhadap pedagang tidak hanya berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat kecil, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah.
Ia menilai, di tengah kebijakan efisiensi anggaran pemerintah pusat yang berdampak terhadap ruang fiskal daerah, anggota DPRD justru dituntut semakin aktif turun ke lapangan agar setiap kebijakan yang diambil benar-benar berdasarkan kebutuhan masyarakat.
"Justru dalam situasi efisiensi anggaran seperti sekarang, wakil rakyat harus lebih sering hadir di tengah masyarakat. Dengan begitu, kebijakan yang lahir benar-benar berbasis kebutuhan masyarakat, bukan sekadar asumsi di atas meja," tegasnya.
Bomba juga berharap langkah tersebut dapat menjadi contoh bagi anggota legislatif lainnya agar semakin intens membangun komunikasi dengan masyarakat, terutama kelompok ekonomi kecil yang menjadi penopang utama perekonomian daerah.
Sementara itu, dalam dialog bersama para pedagang, Saiful Anam mendengarkan berbagai persoalan yang disampaikan pelaku usaha pasar, mulai dari stabilitas harga kebutuhan pokok, akses permodalan bagi pedagang kecil, kondisi fasilitas pasar, hingga harapan terhadap relokasi dan revitalisasi Pasar Banyuwangi.
Menurut Saiful Anam, pedagang pasar merupakan bagian penting dari roda perekonomian daerah yang harus mendapat perhatian serius dalam setiap perumusan kebijakan.
"Pedagang pasar adalah denyut nadi ekonomi rakyat. Karena itu, kebijakan pemerintah daerah harus benar-benar berpihak pada kepentingan mereka. Aspirasi yang kami terima hari ini akan kami bawa dalam pembahasan di DPRD agar dapat menjadi bahan evaluasi dan perumusan kebijakan yang lebih tepat sasaran," ungkap Saiful Anam.
Sebagai anggota Komisi II DPRD Banyuwangi yang membidangi sektor perekonomian, perdagangan, dan usaha masyarakat, Saiful menegaskan bahwa kunjungan lapangan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan dan penyerapan aspirasi masyarakat secara langsung.
Menurutnya, pasar tradisional bukan hanya tempat berlangsungnya transaksi jual beli, tetapi juga ruang sosial yang mencerminkan kondisi ekonomi masyarakat. Oleh sebab itu, berbagai persoalan yang dihadapi pedagang harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah.
"Kami ingin memastikan setiap suara pedagang benar-benar sampai ke meja pembahasan kebijakan. Kehadiran kami di pasar adalah bentuk tanggung jawab sebagai wakil rakyat untuk mengawal kepentingan masyarakat," tegasnya.
Apresiasi yang disampaikan Ketua Umum AABB tersebut dinilai memperkuat pentingnya pola kepemimpinan yang responsif dan dekat dengan masyarakat. Kehadiran anggota DPRD di tengah pedagang pasar bukan hanya membangun komunikasi yang lebih efektif, tetapi juga menjadi wujud nyata pengawasan terhadap pelaksanaan kebijakan publik agar tetap berpihak kepada kepentingan rakyat kecil.
Di tengah tantangan ekonomi dan efisiensi anggaran nasional, langkah Saiful Anam turun langsung menemui pedagang Pasar Banyuwangi menjadi pesan bahwa wakil rakyat dituntut hadir, mendengar, dan memperjuangkan aspirasi masyarakat secara nyata, bukan hanya melalui forum formal di gedung parlemen. (rag/bp-bwi)
Prev Article
Solusi Belanja Alat Sport Praktis di Toko Olahraga Agena Sports
Next Article
Mencatut Nama Pejabat Tinggi Untuk Memperdaya Korban, Antoni Didakwa Pasal Berlapis