Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Sejarah BRATA POS: Berawal dari Semangat Tri Brata Polri, Bertransformasi Menjadi Media Digital Profesional

BANYUWANGI, BRATAPOS.com – Pimpinan Redaksi PT Brata Pos Media, Dr. Zaibi Susanto, S.H., M.H., mengungkap sejarah berdirinya BRATA POS yang diawali dengan terbitnya koran cetak perdana pada tahun 2011. Media ini lahir dari semangat pengabdian, integritas, dan komitmen menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, serta berpihak pada kepentingan publik.

Menurut Zaibi, nama BRATA POS bukan dipilih secara kebetulan. Nama tersebut diambil dari filosofi Tri Brata Polri, yakni tiga pedoman hidup yang menjadi landasan moral setiap anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

BACA JUGA : Solusi Belanja Alat Sport Praktis di Toko Olahraga Agena Sports

"Nama BRATA POS kami ambil dari Tri Brata Polri. Tri berarti tiga, sedangkan Brata berasal dari bahasa Sanskerta yang bermakna jalan hidup, aturan, atau sumpah pengabdian. Nilai-nilai itulah yang menjadi ruh sekaligus fondasi berdirinya media ini," ujar Zaibi, Senin (13/7/2026).

Ia menjelaskan, gagasan mendirikan BRATA POS berawal dari kegelisahan sejumlah tokoh yang berasal dari unsur Polri dan TNI terhadap maraknya pemberitaan media cetak pada masa itu yang dinilai belum sepenuhnya mengedepankan prinsip keberimbangan, khususnya dalam pemberitaan mengenai aparat penegak hukum.

Berangkat dari kondisi tersebut, sejumlah tokoh, di antaranya almarhum Kompol Sugiarto (Eddy Marsy) dari unsur Kepolisian dan almarhum Kolonel H M Asrun dari TNI, menggagas lahirnya sebuah media cetak yang menjunjung tinggi objektivitas, verifikasi, klarifikasi, serta kepentingan publik.

"Saat itu kami melihat masih ada pemberitaan yang dianggap kurang proporsional terhadap institusi Polri. Dari situlah muncul gagasan menghadirkan media yang mampu menyajikan informasi secara utuh, berimbang, dan berdasarkan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan," jelasnya.

Zaibi menuturkan, pada masa awal pendiriannya, BRATA POS mendapat dukungan dari sejumlah personel aktif maupun purnawirawan Polri dan Tentara Nasional Indonesia (TNI). Kehadiran mereka menjadi fondasi penting dalam membangun media yang menjunjung tinggi disiplin, etika jurnalistik, serta semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.

Memasuki era digital, lanjut Zaibi, perkembangan teknologi informasi membawa perubahan besar terhadap industri media. Perubahan pola konsumsi informasi masyarakat menyebabkan media cetak perlahan bergeser menuju platform digital yang lebih cepat dan mudah diakses.

Menjawab tantangan tersebut, BRATA POS melakukan transformasi dengan mengembangkan media online serta koran digital di bawah naungan PT Brata Pos Media. Langkah tersebut dilakukan agar media tetap mampu menjangkau pembaca yang lebih luas tanpa meninggalkan prinsip-prinsip dasar jurnalistik yang profesional.

"Perubahan zaman menuntut media untuk terus beradaptasi. Karena itu BRATA POS bertransformasi dari media cetak menjadi media digital, namun tetap mempertahankan nilai-nilai dasar yang menjadi fondasi sejak pertama kali didirikan," tutur Zaibi.

Di wilayah Surabaya dan Gresik, BRATA POS dikenal memiliki kedekatan historis dengan kalangan Polri dan TNI. Identitas tersebut tidak hanya lahir dari latar belakang para pendirinya, tetapi juga dari semangat pengabdian kepada masyarakat yang terinspirasi dari nilai-nilai luhur Tri Brata.

Kini, setelah lebih dari satu dekade berkembang, BRATA POS terus memperkuat posisinya sebagai media siber yang mengedepankan jurnalisme profesional, independen, kredibel, dan bertanggung jawab. Berbekal filosofi yang diwariskan para pendirinya, BRATA POS berkomitmen menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, terpercaya, serta memberikan manfaat bagi masyarakat di tengah derasnya arus informasi digital. (rag/bp-bwi)

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Dugaan Skandal Kecurangan Bahan Baku Kopi Indocafe Menguat, P2BMI dan GRPK Siapkan Laporan Berjenjang
Next Article
Solusi Belanja Alat Sport Praktis di Toko Olahraga Agena Sports

Related to this topic:

Be the first to write a comment.