Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Kepala Dusun Barat Kubur, Bekerjasama Dengan BPJS Kesehatan, Pastikan BPJS Warganya Yang Aktif dan Non Aktif Serta Pemindahan Paskes, untuk Memudahkan Masyarakat Dalam Memperolah Fasilitas kesehatan

Lombok Barat, NTB||bratapos.com- Kepala Dusun Barat Kubur, Desa Sesela Kec.Gunungsari Lombok Barat "Taufik", didampingi oleh Babinsa dari koramil 07 Gunungsari " Sertu Sofyan Hadi", dan Penghulu Dsn.Barat Kubur,"Kyai H.Zainul Fuad", mengingatkan Warganya untuk memastikan kartu BPJS Kesehatan mereka Aktif, sekaligus Perbaikan data warganya yang masih berstatus BPJS Non aktif, agar dapat menikmati program pemeriksaan kesehatan gratis dengan optimal.

BACA JUGA : Bupati Deli Serdang Ikuti Raker dan RDP Komisi II DPR RI Bahas Penataan PPPK dan Honorer

"Kartu BPJS yang aktif menjadi kunci untuk menikmati layanan ini. Maka, warga masyarakat harus memeriksa status kepesertaan BPJS mereka dan segera mengurusnya jika ada kendala ( non aktif ),” kata "Taufik dalam keterangannya yang dikonfirmasi didusunnya pagi ini, Selasa (21/1/2025 : 10.00).

Selanjutnya, dia juga menyampaikan bahwa pemerintah harus memberikan perhatian khusus kepada peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang berstatus non-aktif, terutama mereka yang statusnya non-aktif disebabkan oleh keterbatasan kemampuan membayar iuran.

Peserta JKN yang non-aktif, khususnya yang disebabkan oleh ability to pay (kemampuan untuk membayar), harus dicarikan jalan keluarnya. Tidak aktif bukan berarti tidak berhak memperoleh pemeriksaan kesehatan gratis ini,” ujarnya.

Selain itu "Taufik" juga menekankan pula akan pentingnya kesiapan fasilitas kesehatan di berbagai wilayah, termasuk daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), agar masyarakat di daerahnya tersebut juga dapat mengakses program pemeriksaan kesehatan secara gratis dengan optimal.

Pemerintah perlu memastikan bahwa fasilitas kesehatan di wilayah 3T memiliki kesiapan yang memadai, baik dari sisi infrastruktur maupun tenaga medis. Hal ini penting agar layanan kesehatan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat, tanpa terkecuali,” ucapnya.

"Taufik mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan program tersebut sebagai langkah awal menjaga kesehatan jangka panjang. Selain pemeriksaan kesehatan gratis, pemerintah daerah dan fasilitas layanan kesehatan diminta aktif sosialisasi dan terus mengedukasi masyarakat mengenai gaya hidup sehat. "Tutupnya

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
LP-KPK Berikan Apresiasi Atas Cepat Tanggapnya Mabes Polri Pada Kasus Dugaan Penjeratan Utang / TPPO
Next Article
KKN Univ Trunojoyo Madura di Desa Kamal

Related to this topic:

Be the first to write a comment.