Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Antisipasi LPG 3 Kg Langka Jelang Lebaran, Wabup Banyuwangi Sidak Agen dan Pangkalan

BANYUWANGI, BRATAPOS.com – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi bergerak cepat mengantisipasi potensi kelangkaan gas elpiji subsidi menjelang Hari Raya Idul Fitri. Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono, turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah agen dan pangkalan LPG 3 kilogram di wilayah Banyuwangi.

Sidak tersebut dilakukan bersama tim dari PT Pertamina (Persero), Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), serta Badan Pusat Statistik (BPS) guna memastikan distribusi gas subsidi tetap lancar dan stok mencukupi kebutuhan masyarakat.

BACA JUGA : Sekolah Rakyat Jember Capai 90 Persen, Siap Layani Anak dari Keluarga Miskin Ekstrem

“Kami turun langsung untuk memastikan tidak ada kelangkaan elpiji, khususnya elpiji subsidi 3 kilogram menjelang Idul Fitri,” ujar Mujiono saat melakukan peninjauan di Kecamatan Rogojampi, Kamis (12/3/2026).

Peninjauan diawali di agen elpiji PT Pelangi Migas Abadi yang berada di Desa Lemahbang Dewo, Kecamatan Rogojampi. Dari lokasi tersebut, rombongan kemudian melanjutkan pemantauan ke beberapa pangkalan elpiji di wilayah sekitar.

Hasil pemantauan menunjukkan stok LPG 3 kilogram atau yang dikenal masyarakat sebagai “tabung melon” masih dalam kondisi aman. Pemerintah daerah pun mengimbau masyarakat, agar tidak melakukan pembelian berlebihan yang justru berpotensi memicu kelangkaan.

“Dari laporan Pertamina dan agen, stok elpiji aman. Alokasi sudah disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Bahkan Pertamina siap menambah kuota hingga 250 persen. Jadi masyarakat tidak perlu panik,” tegas Mujiono.

Untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi menjelang arus mudik dan Lebaran, Pertamina memastikan penambahan pasokan LPG subsidi secara signifikan.

Sales Branch Manager Malang VI Gas Pertamina Patra Niaga, M. Salman Al Farisi, menyampaikan bahwa tambahan kuota akan mulai didistribusikan dalam waktu dekat.

“Pada hari normal kuota LPG untuk Banyuwangi sekitar 63.500 tabung per hari. Mulai akhir pekan ini akan kami tambah hingga 250 persen untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan masyarakat,” jelas Salman.

Selain penambahan kuota, Pertamina juga memastikan distribusi dilakukan setiap hari agar pasokan di tingkat agen dan pangkalan tetap stabil.

Pertamina menegaskan, bahwa harga LPG 3 kilogram tetap mengacu pada Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah daerah, yakni Rp18.000 per tabung.

Pihaknya juga memperkirakan, tren konsumsi LPG mulai meningkat seiring meningkatnya aktivitas masyarakat menjelang Idul Fitri.

“Sudah terlihat peningkatan konsumsi, baik untuk LPG subsidi maupun non-subsidi. Karena itu kami menambah kuota agar tidak terjadi kekurangan di lapangan,” tambah Salman.

Sementara itu, Direktur PT Pelangi Migas Abadi, Johan Sucipto, menegaskan pihaknya siap memperkuat distribusi guna memastikan LPG tetap tersedia di tingkat pangkalan.

Menurutnya, saat ini agen tersebut menyalurkan sekitar 2.800 tabung LPG setiap hari menggunakan lima unit truk distribusi.

“Distribusi kami lakukan setiap hari untuk mengantisipasi potensi kekurangan di pangkalan. Bahkan hari Minggu pun tetap kami kirim. Mulai pekan depan juga akan ada tambahan kuota dari Pertamina,” ungkap Johan.

Pemerintah daerah menilai, langkah sidak dan penambahan kuota LPG merupakan bagian dari strategi menjaga stabilitas pasokan energi rumah tangga menjelang momen Lebaran yang identik dengan meningkatnya aktivitas memasak dan usaha kuliner masyarakat.

Dengan pengawasan distribusi serta tambahan pasokan dari Pertamina, Pemkab Banyuwangi memastikan kebutuhan LPG masyarakat tetap terpenuhi selama periode Ramadan hingga Idul Fitri. (rag/bp-bwi)

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Penyeberangan Ketapang–Gilimanuk Ditutup Saat Nyepi 2026, Ini Jadwal Lengkap dan Skema Pengalihan Kendaraan
Next Article
Jelang Lebaran, KAI Siagakan Puluhan Petugas di Perlintasan Kereta Tanpa Palang Pintu di Banyuwangi

Related to this topic:

Be the first to write a comment.