Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Antisipasi Longsor Susulan, Warga dan Polisi Pasang Ratusan Bronjong

LUMAJANG, BRATAPOS.com – Jajaran Polres Lumajang melalui Polsek Tempursari bersama warga setempat melaksanakan kerja bakti, dengan memasang ratusan bronjong dari sak berisi pasir di lokasi longsor jalur Kecamatan Tempursari menuju Pronojiwo, Kabupaten Lumajang.

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya darurat, untuk mencegah longsor susulan yang dapat memperparah kerusakan badan jalan.

BACA JUGA : Sekolah Rakyat Jember Capai 90 Persen, Siap Layani Anak dari Keluarga Miskin Ekstrem

Longsor terjadi pada Minggu (1/3/2026) malam di ruas jalan Desa Kaliuling menuju Desa Pundungsari, Kecamatan Tempursari.

Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut menyebabkan bahu jalan retak hingga ambrol, sehingga sebagian badan jalan tergerus material tanah.

Berdasarkan data di lapangan, longsoran memiliki kedalaman sekitar 8 meter, dengan panjang kurang lebih 6 meter dan lebar sekitar 2 meter. Kondisi tersebut mengganggu arus lalu lintas warga yang melintasi jalur penghubung Tempursari–Pronojiwo.

Kapolres Lumajang, AKBP Alex Sandy Siregar, melalui Kapolsek Tempursari Iptu Sukirno mengatakan, pemasangan bronjong dari sak berisi pasir dilakukan sebagai penahan sementara agar tanah tidak kembali longsor, terutama saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

“Kami bersama warga melaksanakan kerja bakti memasang bronjong sebagai langkah penanganan darurat. Ini untuk memperkuat tebing dan menahan pergerakan tanah agar tidak terjadi longsor susulan,” ujar Iptu Sukirno.

Ia menjelaskan, akibat longsor tersebut, petugas memberlakukan sistem buka tutup di jalur Pronojiwo–Tempursari. Kendaraan roda empat masih dapat melintas secara bergantian dengan pengawasan ketat dari petugas di lapangan, sementara pengendara roda dua diminta lebih berhati-hati saat melintas di lokasi.

“Kami terapkan sistem buka tutup demi keselamatan pengguna jalan. Personel kami siagakan untuk mengatur arus lalu lintas dan memastikan kendaraan melintas secara bergantian,” tambahnya.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, khususnya saat melintasi jalur rawan longsor di musim penghujan.

Pengendara diminta mengurangi kecepatan, mematuhi arahan petugas, serta tidak memaksakan diri melintas apabila kondisi cuaca tidak memungkinkan.

Polres Lumajang bersama instansi terkait terus berkoordinasi guna penanganan lebih lanjut, agar akses jalur penghubung antar kecamatan tersebut dapat kembali normal dan aman digunakan masyarakat. (lor/bp-smr)

 

Pewarta: Shelor

Kepala Cabang Bratapos Media Wilayah Semeru

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Diduga Melakukan Penggeregahan & Penyerobotan Tanah Milik Orang Lain Warga Sekotong Barat Dilaporkan Ke Polres
Next Article
Ditolak Masuk BukBer Polresta Banyuwangi, Wartawan Berbuka Puasa dengan Air Hujan

Related to this topic:

Be the first to write a comment.