Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Akhir Pencarian Lansia Hilang di Kabat Banyuwangi, Ditemukan Meninggal di Tebing Tambang

BANYUWANGI, BRATAPOS.com – Upaya pencarian terhadap lansia hilang di Kecamatan Kabat berakhir duka. Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas Banyuwangi, Polsek Kabat, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, tenaga medis, serta warga setempat menemukan korban atas nama Sitinah (78) dalam kondisi meninggal dunia, Rabu (8/4/2026) siang.

Korban ditemukan sekitar pukul 13.45 WIB di area kebun yang juga difungsikan sebagai tambang batu, tepatnya di Dusun Kejoyo, Desa Tambong, Kecamatan Kabat. Lokasi penemuan diketahui memiliki kontur tanah curam dengan ketinggian sekitar 10 hingga 15 meter.

BACA JUGA : Ning Tiwi: Perkuat Eksistensi, IKPPI Hadirkan Ekosistem 4 Pilar Guna Akselerasi Kemandirian dan Kepemimpinan Perempuan Indonesia

Sebelumnya, korban dilaporkan hilang oleh anaknya, Arbainah, setelah meninggalkan rumah tanpa izin sejak Senin (6/4/2026) pagi. Laporan resmi diterima pihak Polsek Kabat pada Selasa malam (7/4/2026), yang kemudian ditindaklanjuti dengan penerbitan Daftar Pencarian Orang Hilang (DPOH).

Pencarian terpadu dimulai sejak Rabu pagi (8/4/2026) sekitar pukul 08.00 WIB dengan melibatkan berbagai unsur. Setelah beberapa jam penyisiran, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

Berdasarkan hasil pemeriksaan luar oleh tim Inafis Satreskrim Polresta Banyuwangi bersama tenaga medis dari Puskesmas Kabat, ditemukan sejumlah luka lecet (luka babras) di bagian tubuh korban, seperti dahi, lengan kiri, perut kiri, bokong, leher, dan kaki kanan.

Namun demikian, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau dugaan tindak pidana. Dugaan kuat, korban terjatuh atau terperosok di area berbatu dan curam tersebut.

“Dari kondisi lokasi dan tanda-tanda di lapangan seperti ilalang yang rebah, kuat dugaan korban terjatuh dan mengalami benturan dengan batuan,” terang Kapolsek Kabat AKP Badrodin Hidayat, S.H.

Pihak keluarga mengaku telah berupaya mencari korban sejak dinyatakan hilang. Anak korban, Arbainah, menyampaikan kesedihan mendalam atas kejadian tersebut.

“Saya sudah berusaha mencari ibu sejak beliau tidak ada di rumah. Kami sekeluarga sangat terpukul, tapi kami ikhlas menerima kejadian ini sebagai takdir,” ujar Arbainah dengan nada haru.

Ia juga mengungkapkan, bahwa sang ibu memang kerap keluar rumah tanpa pamit akibat kondisi kesehatan yang dialami.

“Memang ibu sering keluar sendiri tanpa bilang, karena sudah pikun. Kami tidak menyangka kali ini terjadi seperti ini,” tambahnya.

Dari keterangan keluarga dan warga sekitar, korban diketahui mengidap demensia dan kerap meninggalkan rumah tanpa sepengetahuan keluarga. Kondisi tersebut diduga menjadi faktor utama yang menyebabkan korban tersesat, hingga akhirnya mengalami kecelakaan di lokasi terpencil.

Meski pihak kepolisian menyarankan dilakukannya autopsi untuk memastikan penyebab pasti kematian, keluarga korban menyatakan menerima kejadian ini dengan ikhlas dan menolak proses tersebut. Penolakan itu diperkuat dengan surat pernyataan resmi dari pihak keluarga.

Jenazah korban telah dievakuasi ke rumah duka, yang berjarak sekitar 1 kilometer dari lokasi penemuan untuk selanjutnya dimakamkan.

Dalam proses penanganan, aparat kepolisian telah melakukan sejumlah langkah, mulai dari menerima laporan, mendatangi dan mengamankan lokasi kejadian, mengumpulkan keterangan saksi, hingga berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait dan mengevakuasi korban.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi keluarga yang memiliki anggota lanjut usia, khususnya dengan kondisi gangguan ingatan, agar meningkatkan pengawasan guna mencegah kejadian serupa. (rag/bp-bwi)

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
TNI Tuntaskan Misi Arus Balik Lebaran 2026 di Ketapang, 65 Personel Yonarmed 8/UY Kembali ke Satuan
Next Article
H Holid (Kades) Banjar Talela Segera Menggelar Pernikahan Anak Pertamanya

Related to this topic:

Be the first to write a comment.