Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Warga Keluhkan Proyek Plengsengan Didesa Pajeruan/ Kadundung, Baru Seumur Jagung Sudah Ambrol

Sampang || Bratapos.com - belum lama dibangun plengsengan/ TPT Didesa pajeruan dusun Lek Kolek Kecamatan Kedundung kabupaten Sampang sudah ambrol berantakan, pasalnya proyek plengsengan tersebut baru 2 bulan dikerjakan, mirisnya pekerjaan tersebut tidak ada papan informasi/ prasasti yang terpampang dilokasi

Menurut warga sekitar saat ditemui awak media mengatakan,"Parah ya, yang pastinya disebabkan faktor kualitas bangunan karena baru kurang lebihnya dua bulan sebelum pilkada itu mas, ungkapnya. 

BACA JUGA : Kemen HAM RI Perkuat Sinergi Lintas Sektoral untuk Pemajuan HAM di Jawa Timur

seperti yang mas lihat hancur bangunannya, tapi tolong nama saya jangan disebutkan,”ujar warga yang tak mau disebutkan namanya.

Dikatakannya, bangunan proyek plengsengan yang baru Dua bulan dibangun tetapi sudah ambruk, tentu yang dipertanyakan kualitasnya. Kalau dibiarkan, kata warga itu kerusakan akan semakin melebar.

Diduga kuat, kualitas pekerjaan proyek perlu dievaluasi dari Dinas terkait, agar meninjau ke lokasi dan meminta pertanggung jawaban pelaksana dan kontraktor.

pelaksana kegiatan harus bertanggung jawab melakukan perbaikan ulang. Apabila dibiarkan, kerusakan akan merembet lebih luas dan mengganggu tentunya”, papar warga.

Kondisi ambrolnya plengsengan, juga dikeluhkan warga lain yang membuat warga resah. Sebut saja inisial A.S Pasalnya, fungsi plengsengan itu menurutnya cukup vital berguna menahan rembesan air serta menahan badan tanah dilingkungan sekitar 

“Entah kenapa kok sudah rusak dan doyong padahal masih baru lo ini mas, beda jauh dengan proyek terdahulu sekarang kok begini ya hancur”, tandasnya.

Sembari Ia pun mencontohkan hasil pekerjaan proyek pembangunan terdahulu, meski sudah bertahun-tahun, tetap saja kokoh dan kuat sampai sekarang,

Sementara katanya, proyek plengsengan yang dibiayai dari uang rakyat ini, terbilang masih seumur jagung, namun sudah hancur berantakan, ungkap AS 

Kalau gak salah itu pelaksananya H.Fahri coba mas, konfirmasi beliau, karena yang saya tau gitu mas, ujarnya sembari berikan no kontak.

mendengar informasi dari warga media ini mencoba Konfirmasi H Fahri melalui via telepon/whatshap namun tidak ada tanggapan apapun, telepon berdering tidak diangkat.

Pewarta: Ryan

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Peringatan Tsunami di Barat, Pj Bupati : Bencana Bisa Datang Kapan Saja, Mitigasi Harus Dipelajari
Next Article
Kelompok P3TGAI Jimat Sakti Kecewakan Warga Kamondung, Saluran Irigasi Diduga Salah Penempatan

Related to this topic:

Be the first to write a comment.