Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Tukang Becak Ditemukan di Selokan Samping Hotel Kharisma, Meninggal Usai Dilarikan ke RSUD dr Soedono

Kota Madiun || Bratapos.com - Seorang tukang becak bernama Rahmat Saikun (61), warga Torjun, Sampang, Madura yang merupakan asli Ngawi, ditemukan tergeletak di bawah selokan samping Hotel Kharisma, Kota Madiun. 

 

BACA JUGA : Usai Dikukuhkan, Dekopinda Banyuwangi Gelar Tasyakuran; Dekopinwil Jatim Tegaskan Koperasi Harus Berdaya

Korban sempat dievakuasi dalam kondisi masih merespons sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr Soedono Madiun.

 

Sebelum ditemukan, korban diketahui sempat mengeluh sakit pada bagian pundak sekitar pukul 15.00 hingga 16.00 WIB usai mengambil daging di Polres Madiun Kota.

 

Juremi, saksi warga Kelurahan Mantren, Kecamatan Karangrejo, Kota Madiun, mengatakan korban sebelumnya meminta dipijat karena merasa pundaknya sakit. Tak lama kemudian, korban berpamitan untuk buang air kecil.

 

“Dia bilang sebentar, tapi tidak kembali lagi ke sini,” ujar Juremi, Rabu (27/5/2026). 

 

Menurutnya, setelah korban pergi, dirinya sempat mencari obat masuk angin. Namun saat kembali ke lokasi, korban belum juga terlihat hingga akhirnya ditemukan di bawah selokan samping Hotel Kharisma.

Saat proses evakuasi berlangsung, korban masih sempat memberikan respons. 

 

Petugas kemudian membawa korban ke RSUD dr Soedono untuk mendapatkan penanganan medis. Namun sesampainya di ruang IGD, korban dinyatakan meninggal dunia.

 

Lebih jauh, Juremi mengatakan, bahwa sehari-hari Rahmat bekerja sebagai tukang becak dan biasa mangkal di sekitar kawasan BNI Kota Madiun. Meski berstatus warga asli Ngawi dan tinggal di Sampang, korban lebih sering berada di Madiun untuk bekerja dan beristirahat.

 

“Selama ini beliau tinggal sendiri di sini. Sebelumnya sehat-sehat saja, tidak pernah mengeluhkan sakit serius,” tandasnya. Jhon mz

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
A Moment of Togetherness Ahead of Eid al-Adha 1447 H at Mr.ABBAS Senggigi's Residence
Next Article
Puluhan Perusahaan di Kaltim Tidak Becus Urus Lingkungan Hidup; Praktisi Hukum Robertus Antara,S.H Dorong Pemerintah Evaluasi Total.

Related to this topic:

Be the first to write a comment.