Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Hadapi Musim Hujan, Banyuwangi Gelar Apel Kesiapan Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi

BANYUWANGI, BRATAPOS.com — Menyongsong datangnya musim penghujan dengan potensi bencana hidrometeorologi yang meningkat, jajaran Forkopimda Banyuwangi menggelar Apel Kesiapan Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi, Rabu (5/11/2025) pagi, di halaman Mapolresta Banyuwangi.

Apel tersebut dipimpin langsung Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra dan diikuti ratusan personel gabungan dari TNI-Polri, Basarnas, BNPB, PMI, BPBD, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta Taruna Siaga Bencana (Tagana). Hadir pula Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono, sejumlah pimpinan OPD, dan unsur Forkopimda lainnya.

BACA JUGA : Sekolah Rakyat Jember Capai 90 Persen, Siap Layani Anak dari Keluarga Miskin Ekstrem

Dalam amanatnya, Kapolresta Banyuwangi membacakan sambutan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, yang menekankan pentingnya sinergi lintas instansi dalam menghadapi ancaman bencana alam akibat fenomena La Nina dan intensitas hujan yang meningkat.

“Apel ini bukan sekadar seremonial, tetapi bentuk nyata kesiapsiagaan kita semua. Diharapkan seluruh elemen mampu bertindak sigap, cepat, dan tepat dalam menghadapi situasi darurat demi melindungi keselamatan warga,” tegas Kombes Pol Rama.

Ia menambahkan, Polresta Banyuwangi bersama stakeholder terkait telah menyiapkan langkah-langkah antisipatif, termasuk pemetaan titik rawan bencana, penguatan sistem deteksi dini, dan koordinasi respons cepat di lapangan.

“Setiap personel dan peralatan harus siap kapan pun dibutuhkan, terutama di wilayah yang memiliki potensi tinggi terhadap banjir, tanah longsor, maupun gelombang pasang,” imbuhnya.

Berdasarkan data BMKG, sebanyak 43,8 persen wilayah Indonesia telah memasuki musim penghujan. Puncak curah hujan diperkirakan berlangsung pada November 2025 hingga Januari 2026, bersamaan dengan potensi La Nina yang dapat meningkatkan intensitas hujan di atas normal.

Kondisi ini berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, angin puting beliung, hingga gelombang tinggi di wilayah pesisir.

Sementara itu, Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono menegaskan bahwa kesiapsiagaan tidak hanya bergantung pada aparat, tetapi juga partisipasi aktif masyarakat. Pemerintah daerah terus memperkuat sistem mitigasi melalui edukasi, simulasi bencana, serta peningkatan sarana dan prasarana pendukung.

“Penanggulangan bencana tidak bisa dilakukan sendiri. Diperlukan koordinasi yang solid antar instansi dan kesadaran masyarakat untuk bersama-sama membangun budaya tanggap bencana,” ujarnya.

Mujiono juga menyebutkan, bahwa Pemkab Banyuwangi bersama BPBD secara rutin menyelenggarakan program Tagana Masuk Sekolah (Tamasa) guna menanamkan budaya siaga bencana sejak dini.

“Anak-anak kita bekali dengan pengetahuan mitigasi dasar, agar mereka tahu apa yang harus dilakukan saat bencana terjadi. Ini bagian dari investasi jangka panjang membangun Banyuwangi yang tangguh bencana,” tuturnya.

Melalui apel ini, seluruh unsur TNI-Polri, pemerintah daerah, dan lembaga kemanusiaan menyatakan komitmennya untuk menjaga kesiapan personel, peralatan, serta jalur koordinasi agar dapat memberikan respons cepat dan efektif terhadap setiap potensi bencana di Bumi Blambangan.

Apel kesiapsiagaan tersebut juga menjadi momentum memperkuat semangat “Bersatu untuk Banyuwangi Aman dan Siaga Bencana”, seiring meningkatnya ancaman hidrometeorologi di penghujung tahun. (rag/bp-bwi)

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Atlet Tenis Kota Madiun, Keluhkan Pemotongan Bonus Porprov 40 Persen oleh Pengurus Pelti
Next Article
Untuk Tingkatkan Layanan, KAI Lakukan Penyesuaian Jadwal di Seluruh Daop Mulai 1 Desember 2025

Related to this topic:

Be the first to write a comment.