Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Damkarmat Banyuwangi Evakuasi Ular Piton 4 Meter di Dapur Rumah Warga Purwoharjo

BANYUWANGI, BRATAPOS.com — Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Banyuwangi kembali menunjukkan respons cepat dalam penanganan penyelamatan non-kebakaran. Kali ini, petugas mengevakuasi seekor ular piton sepanjang sekitar 4 meter yang masuk ke dapur rumah warga di Dusun Curah Pecak, Desa Purwoharjo, Kecamatan Purwoharjo, Sabtu (24/1/2026) malam.

Laporan pertama diterima Damkarmat Banyuwangi pada pukul 19.15 WIB dari seorang warga bernama Alya Hafidatuz Zaziroh (21). Pelapor mengaku panik setelah mendapati ular berukuran besar berada di area dapur rumahnya. Informasi tersebut segera diteruskan oleh Humas Damkarmat ke Regu Sektor Bangorejo untuk ditindaklanjuti.

BACA JUGA : Ning Tiwi: Perkuat Eksistensi, IKPPI Hadirkan Ekosistem 4 Pilar Guna Akselerasi Kemandirian dan Kepemimpinan Perempuan Indonesia

Tak berselang lama, petugas bergerak menuju lokasi pada pukul 19.30 WIB dengan membawa perlengkapan standar evakuasi satwa liar. Proses penanganan dimulai sekitar pukul 20.00 WIB dan berhasil diselesaikan dalam waktu singkat tanpa menimbulkan korban maupun kerusakan.

“Petugas berhasil mengamankan ular piton dengan panjang kurang lebih empat meter menggunakan peralatan khusus, seperti sarung tangan pengaman dan penjepit, serta didukung mobil rescue carry,” ungkap salah satu petugas di lokasi.

Setelah berhasil dievakuasi, ular tersebut kemudian diamankan di Sektor Bangorejo untuk selanjutnya dilepasliarkan kembali ke habitat alaminya, guna menjaga keseimbangan ekosistem dan keselamatan masyarakat.

Kepala Dinas Damkarmat Banyuwangi melalui jajarannya mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama di wilayah permukiman yang berdekatan dengan area persawahan, kebun, atau semak belukar, yang berpotensi menjadi habitat satwa liar.

“Jika menemukan hewan berbahaya seperti ular, warga diimbau tidak bertindak sendiri dan segera melapor ke Damkarmat agar penanganan dapat dilakukan secara aman dan profesional,” tegasnya.

Dalam operasi penyelamatan ini, Damkarmat Banyuwangi melibatkan Regu Sektor Bangorejo serta unsur Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) sebagai bentuk sinergi dalam pelayanan keselamatan masyarakat. (rag/bp-bwi)

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Bupati Ipuk Serahkan 200 Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo untuk Pengemudi Becak Lansia Banyuwangi
Next Article
Dua Siswi SDN 1 Kertosari Banyuwangi Raih Prestasi di Lomba Anak Sholeh Kemenag, Syakila Juara 2 Tahfidz

Related to this topic:

Be the first to write a comment.