Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Berdayakan Warga Binaan, Rutan Gresik Dukung Program Ketahanan Pangan

GRESIK || Bratapos.com - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Gresik, berperan aktif dalam mendukung program ketahanan pangan. Sehingga hal itu sejalan dengan Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto. Seperti yang disampaikan oleh Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Gresik, Yuliawan Dwi Nugroho, bersama Kepala Sub Seksi Pelayanan Tahanan, Anggi Fauzi, dan Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan, Fajarisman, secara rutin melakukan peninjauan terhadap program budidaya lele dan penanaman bibit pepaya, Cabai, dan terung di Rutan Gresik.

Program ini merupakan tindak lanjut dari Asta Cita Presiden Republik Indonesia yang bertujuan untuk memantapkan sistem perlindungan keamanan negara serta mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, udara, ekonomi kreatif, ekonomi hijau, dan ekonomi biru. 

BACA JUGA : Sekolah Rakyat Jember Capai 90 Persen, Siap Layani Anak dari Keluarga Miskin Ekstrem

Kepala Rutan kelas IIB Gresik Yuliawan Dwi Nugroho saat meninjau kolam budidaya ikan lele menjelaskan bahwa ternak lele menjadi salah satu program ketahanan pangan yang dikembangkan dengan memanfaatkan lahan yang ada di sebelah timur Blok A, di mana terdapat tiga kolam lele yang dikelola secara optimal. "Kegiatan ini merupakan salah satu langkah strategis dalam mendukung ketahanan pangan di lingkungan Rutan," ujarnya.

Lebih lanjut Yuliawan Dwi Nugroho juga menjelaskan selain budidaya lele, kami dan jajaran juga melakukan penanaman bibit lombok, pepaya, dan terong yang berada di branggang barat Rutan. Pemanfaatan lahan pertanian ini bertujuan untuk meningkatkan produksi pangan. Tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan internal Rutan tetapi juga berpotensi memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

"Kegiatan ini merupakan tindaklanjut dari program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto yaitu, memperdayakan warga binaan untuk mendukung ketahanan pangan" jelasnya. Selasa 25 Februari 2025.

Lebih lanjut Yuliawan Dwi Nugroho mengungkapkan dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para warga binaan juga memperoleh keterampilan bercocok tanam yang dapat menjadi bekal ketika kembali ke masyarakat.

Program budidaya lele dan pertanian ini merupakan salah satu program dalam sistem pemasyarakatan yang menitik beratkan pada pemberdayaan warga binaan.

"Dengan adanya program ini, diharapkan Rutan Gresik dapat terus berkontribusi dalam membangun kemandirian pangan serta menciptakan lingkungan yang produktif dan bermanfaat bagi warga binaan maupun masyarakat," pungkasnya.

Pewarta Jamal Sintaru

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Wabup Sidoarjo Mimik Idayana Sidak ke Sejumlah Layanan Publik
Next Article
Geram Keberadaannya LC, Pemilik Warung Karaoke Diperingatkan Pemdes Hendrosari

Related to this topic:

Be the first to write a comment.