Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Sinergi TNI dan Warga Pacu Pembangunan Irigasi, Dorong Ketahanan Pangan Banyuwangi

BANYUWANGI || Bratapos.com — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Kodim 0825/Banyuwangi kembali menjadi motor penggerak pembangunan di pedesaan. Salah satu sasaran fisik yang tengah dikebut adalah pembangunan saluran irigasi, yang diharapkan mampu menunjang produktivitas pertanian dan memperkuat ketahanan pangan di wilayah setempat.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis (14/8/2025) di Dusun Sumberbening, Desa Kesilir, Kecamatan Siliragung, ini menjadi langkah strategis untuk memastikan distribusi air ke lahan pertanian lebih lancar dan merata. Infrastruktur ini ditargetkan mampu meningkatkan hasil panen serta kesejahteraan petani.

BACA JUGA : Mengabaikan Etika, Perusahaan Pembiayaan Kembali Disorot

Sejak pagi, puluhan prajurit dari Pangkalan TNI AU (Lanud) Abdulrachman Saleh, Malang, bersama warga setempat, bahu membahu di tengah hamparan sawah. Mulai dari mengaduk semen, memasang batu, hingga meratakan dasar saluran, semua dilakukan bergantian dengan semangat gotong royong tanpa sekat.

Komandan Kodim 0825/Banyuwangi sekaligus Dansatgas TMMD ke-125, Letkol Arh Joko Sukoyo, S.Sos., M.Han., menjelaskan bahwa irigasi merupakan kebutuhan mendesak bagi para petani.

“Akses air yang lancar akan berdampak langsung pada peningkatan hasil panen. Harapannya, kesejahteraan petani ikut terdongkrak, dan ketahanan pangan di wilayah ini semakin kuat,” ujar Dandim 0825.

Hal senada disampaikan Komandan Regu Lanud Abdulrachman Saleh, Peltu Didik Iswandi, menegaskan bahwa pengerjaan ini tidak hanya bermanfaat secara ekonomi, tetapi juga mempererat hubungan TNI dengan masyarakat.

Manfaat nyata pun dirasakan langsung oleh warga. Suparman (54), petani yang lahannya berada di ujung jaringan irigasi, optimistis panennya akan meningkat.

“Kalau musim kemarau, biasanya padi kami menguning sebelum waktunya karena kekurangan air. Sekarang saya yakin air bisa mengalir sampai ke sini. Hasil panen pasti lebih banyak,” ujarnya dengan senyum lebar.

Selain manfaat bagi pertanian, suasana kerja di lapangan juga penuh keakraban. “Kami kerja sambil bercanda, makan bareng di gubuk sawah. Rasanya seperti keluarga besar,” ungkapnya.

Kepala Desa Kesilir, Mujiono, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan penuh TNI dalam proyek ini.

“Selama ini air ke sawah sering terlambat sampai ujung lahan. Dengan irigasi baru ini, aliran air akan merata. Ini solusi yang sudah lama dinantikan warga,” kata Mujiono.

Dengan cuaca yang relatif bersahabat, progres pembangunan irigasi berjalan sesuai target. Jika rampung tepat waktu, infrastruktur ini diharapkan menjadi fondasi peningkatan produksi pangan sekaligus warisan pembangunan berkelanjutan bagi Desa Kesilir. (rag/bp-bwi)

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Kapolresta Banyuwangi Resmikan Taman Lalu Lintas Sarja Arya Racana di Satpas
Next Article
Satgas TMMD 125 Genjot Pavingisasi Jalan Menuju Jembatan Strategis di Siliragung

Related to this topic:

Be the first to write a comment.