Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Satgas TMMD 125 Genjot Pavingisasi Jalan Menuju Jembatan Strategis di Siliragung

BANYUWANGI || Bratapos.com — Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Kodim 0825/Banyuwangi terus menggeber pengerjaan pavingisasi jalan menuju jembatan penghubung di Kecamatan Siliragung, Kamis (14/8/2025). 

Proyek ini menjadi salah satu titik krusial dalam program percepatan pembangunan infrastruktur desa, yang diharapkan mampu membuka isolasi wilayah dan mengerek roda perekonomian masyarakat.

BACA JUGA : Mengabaikan Etika, Perusahaan Pembiayaan Kembali Disorot

Sejak pagi, personel Satgas TMMD bersama warga setempat bahu-membahu menata susunan paving. Suara palu, gesekan batu, dan derap langkah pekerja berpadu dalam irama gotong royong khas desa. Tidak ada sekat antara TNI dan warga, semua bergerak dengan semangat yang sama: menuntaskan akses vital demi masa depan desa.

Komandan Kodim (Dandi) 0825/Banyuwangi, Letkol Arh Joko Sukoyo, S.Sos., M.Han., yang juga Dansatgas TMMD ke-125, menegaskan bahwa jalur ini memiliki arti strategis karena menghubungkan permukiman warga dengan pusat aktivitas ekonomi.

“Pavingisasi jalan menuju jembatan ini akan menjadi urat nadi transportasi warga. Kami ingin hasilnya tidak hanya mempermudah mobilitas, tapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, kami mengajak semua pihak untuk merawatnya bersama,” ujar Dandim 0825.

Pembangunan fisik seperti jalan dan jembatan hanyalah satu sisi dari TMMD. Satgas juga menggelar program non-fisik berupa penyuluhan, pembinaan, dan edukasi masyarakat. Pendekatan ini diharapkan menciptakan pembangunan yang berkelanjutan, tidak sekadar meninggalkan infrastruktur, tetapi juga memperkuat kesadaran dan partisipasi warga dalam merawat hasilnya.

Dengan akses jalan yang memadai, waktu tempuh antar wilayah di Siliragung akan terpangkas signifikan. Petani dapat mengangkut hasil panen dengan lebih cepat, anak sekolah bisa menempuh perjalanan dengan aman, dan kegiatan distribusi barang menjadi lebih lancar. 

"Inilah wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat, membangun dari desa untuk kemajuan bersama," pungkasnya. (rag/bp-bwi)

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Sinergi TNI dan Warga Pacu Pembangunan Irigasi, Dorong Ketahanan Pangan Banyuwangi
Next Article
Polres dan Imigrasi Madiun Gelar Bansos dan Program Makan Bergizi Gratis, Untuk Siswa Berkebutuhan Khusus di SLBN Banjarsari Wetan

Related to this topic:

Be the first to write a comment.