Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

PTKN Audensi Dengan Plt Wali Kota Madiun, Usulkan Program Pameran Seni dan Pemberdayaan Masyarakat

Kota Madiun || Bratapos.com - Organisasi kemasyarakatan Petarung Kehidupan Nusantara (PTKN) menggelar audiensi dengan Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, Bagus Panuntun, di Balai Kota Madiun, Kamis (12/3/2026). Pertemuan tersebut bertujuan untuk memperkuat komunikasi sekaligus membuka peluang kolaborasi antara organisasi masyarakat dan Pemerintah Kota Madiun dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) serta potensi ekonomi kreatif di daerah.

Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh dialog konstruktif. Dalam kesempatan tersebut, perwakilan PTKN memaparkan berbagai kegiatan yang selama ini telah dijalankan organisasi, khususnya dalam pembinaan masyarakat di berbagai bidang.

BACA JUGA : Pertunjukan Atraksi Barongsai STK Podang, Meriahkan Suran Agung PSHW TM Pusat

PTKN diketahui aktif melakukan pembinaan dan pendampingan kepada masyarakat, mulai dari pelaku seni budaya, kegiatan olahraga, hingga aktivitas sosial kemasyarakatan. Berbagai potensi dan kemampuan yang dimiliki para anggota organisasi tersebut diharapkan dapat disinergikan dengan program pembangunan yang tengah dijalankan oleh Pemerintah Kota Madiun.

Plt Wali Kota Madiun, Bagus Panuntun, menyambut baik inisiatif audiensi yang dilakukan oleh PTKN. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Madiun saat ini membuka ruang seluas-luasnya bagi berbagai elemen masyarakat yang ingin berkontribusi dalam pembangunan daerah, terutama yang berkaitan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Menurut Bagus, pengembangan SDM menjadi salah satu fokus utama pembangunan di Kota Madiun. Oleh karena itu, pemerintah daerah sangat terbuka terhadap ide, gagasan, maupun kegiatan yang berpotensi memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Fokus pembangunan kita saat ini adalah pada pengembangan sumber daya manusia. Karena itu, kami membuka ruang bagi siapa saja yang memiliki ide, kemampuan, maupun kegiatan yang berpotensi memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ujar Bagus Panuntun.

Lebih lanjut, ia mendorong PTKN untuk menyusun proposal kegiatan secara jelas dan terencana agar dapat dipelajari lebih lanjut oleh pemerintah kota. Dengan adanya proposal yang matang, pemerintah dapat mempertimbangkan bentuk dukungan yang sesuai, terutama untuk kegiatan yang berpotensi meningkatkan perekonomian masyarakat.

Bagus juga menjelaskan bahwa pemerintah kota siap memberikan berbagai bentuk fasilitasi untuk kegiatan masyarakat, seperti penyediaan tempat maupun dukungan non-anggaran lainnya. Namun, terkait dukungan pendanaan, pihaknya harus menyesuaikan dengan mekanisme perencanaan anggaran yang telah ditetapkan sebelumnya.

“Untuk anggaran tahun ini sebenarnya sudah direncanakan sejak tahun 2025. Karena itu, jika ada kegiatan yang membutuhkan dukungan anggaran, sebaiknya diajukan dalam proposal untuk perencanaan tahun berikutnya,” jelasnya.

Lebih jauh, Ia menambahkan, apabila konsep kegiatan yang diajukan dinilai memiliki nilai manfaat yang besar bagi masyarakat, pemerintah kota tidak menutup kemungkinan untuk memberikan dukungan pada tahun anggaran mendatang.

“Silakan teman-teman mengajukan proposal kegiatan untuk tahun depan. Kalau konsepnya bagus dan bermanfaat bagi masyarakat, tentu akan kita siapkan. Pemerintah kota juga bisa membantu memfasilitasi tempat kegiatan secara gratis jika dibutuhkan,” tambah Bagus.

Sementara itu, Ketua Umum PTKN, Djoko Bambang Setiono, yang akrab disapa Make Joka, menyampaikan apresiasi atas kesempatan audiensi yang diberikan oleh Pemerintah Kota Madiun.

Menurutnya, pertemuan tersebut merupakan langkah awal yang positif untuk membangun komunikasi yang lebih intensif antara PTKN dan pemerintah daerah dalam mendukung berbagai program organisasi yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi fasilitas audiensi yang telah diberikan oleh Bapak Plt Wali Kota Madiun. Setidaknya ini menjadi ruang komunikasi yang baik antara PTKN dan pemerintah daerah,” ujar Make Joka.

Ia mengakui bahwa dalam pertemuan tersebut pihaknya masih belum sepenuhnya puas, khususnya terkait dukungan suport financial untuk kegiatan pameran lukisan yang direncanakan PTKN. Kegiatan tersebut belum dapat direalisasikan dalam waktu dekat karena masih harus menunggu alokasi pada tahun anggaran berikutnya.

Meski demikian, Make Joka menilai pemerintah daerah tetap menunjukkan keterbukaan dan dukungan melalui berbagai bentuk fasilitasi lainnya.

“Kami memahami bahwa untuk dukungan suport financial masih harus menunggu tahun depan. Meski begitu, kami tetap bersyukur karena PTKN sudah diberi ruang dan difasilitasi dengan berbagai hal lainnya. Ini tentu menjadi awal yang baik untuk kerja sama ke depan,” tegasnya.

Ia berharap komunikasi dan kolaborasi antara PTKN dan Pemerintah Kota Madiun dapat terus terjalin secara berkelanjutan sehingga berbagai program yang dirancang organisasi dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam pengembangan potensi seni, budaya, serta ekonomi kreatif di Kota Madiun. John Mongaz

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Suara Kritis Mahasiswa Warnai Reses DPRD Jember: “Pak Dewan, Tolong Evaluasi Gaji Guru Honorer dan Pegawai MBG”
Next Article
Diduga Check-In Hotel di Malang, Dua Karyawan PT Pindad Turen Jadi Sorotan Publik

Related to this topic:

Be the first to write a comment.