Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Polresta Banyuwangi Gelar Apel Besar Sabuk Kamtibmas 2026, Perkuat Kolaborasi Jaga Kondusivitas Daerah

BANYUWANGI, BRATAPOS.com – Upaya memperkuat stabilitas keamanan berbasis kolaborasi masyarakat kembali ditegaskan oleh jajaran kepolisian. Polresta Banyuwangi menggelar Apel Besar Sabuk Kamtibmas 2026 di halaman Mapolresta, Kamis (30/6/2026) pagi, sebagai langkah strategis membangun sinergi lintas elemen dalam menjaga kondusivitas wilayah.

Apel tersebut melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari komunitas komunikasi seperti Senkom, pengemudi ojek online, organisasi kepemudaan seperti Ansor dan Banser, hingga perguruan silat, Pecalang, serta organisasi kemasyarakatan lainnya. 

BACA JUGA : BLT - DD Tahap ll Tahun 2026 Pemerintah Desa Jagir Sudah Tersalurkan Untuk 16 KPM

Kehadiran mereka mencerminkan pendekatan keamanan partisipatif, yang kini menjadi fokus utama dalam menjaga ketertiban sosial.

Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H., dalam amanatnya menekankan bahwa tantangan keamanan ke depan tidak bisa ditangani secara sektoral, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh lapisan masyarakat. Ia juga menyampaikan pesan dari Polda Jawa Timur agar semangat kebersamaan terus dijaga.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Stabilitas keamanan Banyuwangi hanya bisa terwujud jika seluruh elemen masyarakat turut ambil bagian. Ini bukan sekadar apel seremonial, tetapi momentum memperkuat komitmen kolektif,” ujar Kapolresta Banyuwangi.

Ia menambahkan, dinamika sosial yang terus berkembang termasuk meningkatnya aktivitas digital dan mobilitas masyarakat, berpotensi memunculkan gangguan kamtibmas baru jika tidak diantisipasi secara bersama.

“Potensi konflik, disinformasi, hingga gangguan ketertiban berbasis digital harus kita hadapi dengan sinergi. Peran masyarakat hari ini bukan lagi pelengkap, tetapi menjadi garda terdepan dalam deteksi dini,” tegasnya.

Apel berlangsung penuh semangat kebersamaan, ditandai dengan pembacaan Ikrar Sabuk Kamtibmas oleh seluruh peserta. Ikrar tersebut menjadi simbol komitmen bersama untuk menjaga persatuan, memperkuat toleransi, serta mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini.

Sebagai bentuk apresiasi, Polresta Banyuwangi juga memberikan penghargaan kepada sejumlah perwakilan peserta yang dinilai aktif berkontribusi dalam menjaga stabilitas wilayah. Langkah ini diharapkan dapat memotivasi keterlibatan masyarakat secara berkelanjutan.

Kegiatan ini sekaligus menegaskan bahwa kolaborasi antara aparat keamanan dan masyarakat merupakan fondasi utama dalam menjaga Banyuwangi tetap aman, harmonis, dan kondusif. Di tengah kompleksitas tantangan sosial, pendekatan partisipatif dinilai menjadi kunci dalam menciptakan keamanan yang berkelanjutan. (rag/bp-bwi)

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Ritual Ithuk-Ithukan Banyuwangi, Tradisi Syukur Suku Osing yang Menjaga Kelestarian Sumber Air
Next Article
Apel Besar “Sabuk Kamtibmas”, Sinergi Polres Gresik dan PSHW TM Perkuat Stabilitas Wilayah

Related to this topic:

Be the first to write a comment.