Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Apel Besar “Sabuk Kamtibmas”, Sinergi Polres Gresik dan PSHW TM Perkuat Stabilitas Wilayah

Gresik | bratapos.com - Komitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) kembali ditegaskan melalui Apel Besar “Sabuk Kamtibmas” yang digelar Polres Gresik, Kamis pagi (30/4/2026) di halaman Mapolres Gresik.

Kegiatan ini menjadi simbol kuat sinergi antara kepolisian dan elemen masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan dan perguruan silat.

BACA JUGA : BLT - DD Tahap ll Tahun 2026 Pemerintah Desa Jagir Sudah Tersalurkan Untuk 16 KPM

Apel dipimpin langsung oleh Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution, didampingi Wakapolres Kompol Shabda Purusha, Kabag Ops Kompol Yusis Budi Krismanto, serta jajaran Pejabat Utama (PJU) dan Kapolsek.

Di tengah kehadiran berbagai organisasi seperti Banser, Ansor, Kokam, Senkom, Pemuda Pancasila, Grib Jaya, dan Madas, keikutsertaan perguruan silat juga menjadi sorotan penting.

Salah satunya adalah kehadiran Ketua PSHW TM Cabang Gresik, Agus Suprijanto, bersama jajaran anggotanya. Kehadiran ini menegaskan peran aktif PSHW TM sebagai bagian dari elemen masyarakat yang turut menjaga stabilitas keamanan di wilayah Gresik.

Selain PSHW TM, sejumlah perguruan silat lain seperti IKSPI Kera Sakti dan Pagar Nusa juga turut ambil bagian, bersama komunitas ojek online, suporter sepak bola, Linmas, dan Satpam.

Berdasarkan undangan resmi, masing-masing organisasi mengirimkan puluhan anggota, menunjukkan soliditas dan kesiapan bersama dalam menjaga kondusivitas wilayah.

Sejumlah tokoh agama turut hadir, di antaranya Ketua PCNU Gresik KH Mulyadi, perwakilan PD Muhammadiyah H Yusuf Diachmad Sabri, serta Ketua DPD LDII Gresik KH Khusnul Hamidi.

Dalam amanatnya, Kapolres Gresik menegaskan bahwa stabilitas keamanan merupakan fondasi utama pembangunan daerah, terlebih Jawa Timur memiliki posisi strategis sebagai gerbang kawasan timur Indonesia.

“Apel besar Sabuk Kamtibmas ini bukan sekadar seremonial, tetapi simbol kekuatan sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan,” tegasnya.

Kapolres juga menekankan pentingnya deteksi dini, pendekatan humanis melalui restorative justice, kewaspadaan terhadap hoaks, serta kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam. 

“Mari kita jaga Gresik tetap aman, damai, dan kondusif,” pungkasnya.

Momentum ini sekaligus menjadi pengingat bahwa keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi juga seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi seperti PSHW TM yang ada di wilayah Kabupaten Gresik. 

Apel ditutup dengan doa bersama dan sesi foto sinergi, sebagai simbol kebersamaan dalam bingkai “Sabuk Kamtibmas”. 

Jajal/witnyo

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Polresta Banyuwangi Gelar Apel Besar Sabuk Kamtibmas 2026, Perkuat Kolaborasi Jaga Kondusivitas Daerah
Next Article
Sabuk Kamtibmas Digelar, Polda Jawa Timur Libatkan 186 Ribu Warga Jaga Stabilitas

Related to this topic:

Be the first to write a comment.