Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Kejurnas BMX 2026 Banyuwangi Jadi Panggung Dominasi Jatim, Ketua ISSI: Balap Sepeda Cabor Paling Berprestasi di Jawa Timur

BANYUWANGI, BRATAPOS.com – Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Balap Sepeda Divisi BMX 2026 yang berlangsung di Sirkuit Internasional BMX Muncar, Banyuwangi, pada 4–5 Juli 2026, kembali menegaskan posisi Banyuwangi sebagai salah satu pusat pembinaan olahraga balap sepeda nasional.

Ajang bergengsi tersebut diikuti 256 atlet terbaik dari 10 provinsi di Indonesia yang bersaing memperebutkan gelar juara nasional pada berbagai nomor perlombaan BMX.

BACA JUGA : Atlet Kabupaten Tangerang, Siap !!! Juara Di PORPROV Banten 2026

Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Jawa Timur, Dr. Ir. H. Wahid Wahyudi, M.T., hadir langsung memantau jalannya kejuaraan sekaligus memberikan dukungan kepada kontingen Jawa Timur yang kembali memburu gelar juara umum nasional.

Menurut Wahid Wahyudi, cabang olahraga balap sepeda menjadi salah satu penyumbang prestasi paling konsisten bagi Jawa Timur. Bahkan, selama lima tahun berturut-turut, Jawa Timur berhasil menyabet predikat juara umum pada kejuaraan nasional.

"Alhamdulillah, balap sepeda menjadi satu-satunya cabang olahraga di Jawa Timur yang mampu lima tahun berturut-turut menjadi juara umum nasional. Insya Allah pada tahun 2026 ini, kami kembali menargetkan mampu mempertahankan prestasi tersebut," ujar Wahid saat ditemui BRATAPOS.com di Warung Keluarga, Jalan Ikan Lele III No. 7, Kelurahan Tukangkayu, Kecamatan Banyuwangi, Minggu (5/7/2026).

Ia mengungkapkan, hingga hari terakhir pelaksanaan Kejurnas BMX 2026 di Banyuwangi, kontingen Jawa Timur masih memimpin klasemen sementara perolehan medali.

"Sampai hari ini Jawa Timur masih berada di peringkat pertama dengan dua medali emas. Selain itu, perolehan medali perak dan perunggu juga menjadi yang terbanyak dibandingkan provinsi lain. Harapan kami tentu bisa kembali menjadi juara umum nasional," katanya.

Tak hanya mendominasi di level nasional, Wahid menegaskan atlet-atlet balap sepeda asal Jawa Timur juga menjadi penyumbang terbanyak bagi tim nasional Indonesia pada berbagai kejuaraan internasional.

"Atlet yang memperkuat Indonesia di berbagai event dunia sebagian besar berasal dari Jawa Timur. Ini menunjukkan sistem pembinaan yang kami bangun selama ini berjalan dengan baik," tegasnya.

Di bawah kepemimpinan Wahid Wahyudi selama dua periode, Pengprov ISSI Jawa Timur juga menorehkan berbagai prestasi dan penghargaan dari Gubernur Jawa Timur Dr. (H.C.) Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si., di antaranya sebagai Pembina Olahraga Terbaik Jawa Timur, Cabang Olahraga Berprestasi Jawa Timur, serta Pengurus Provinsi Organisasi Balap Sepeda Terbaik.

Di sela kunjungannya ke Banyuwangi, Wahid juga mengungkapkan bahwa tahun 2026 menjadi momentum suksesi kepemimpinan ISSI Jawa Timur. Masa kepengurusannya akan berakhir dan Musyawarah Provinsi (Musprov) ISSI Jawa Timur dijadwalkan berlangsung pada 2 Agustus 2026 di Surabaya untuk memilih ketua umum periode berikutnya.

Sebagai bagian dari proses regenerasi kepemimpinan, Pengprov ISSI Jawa Timur telah membentuk tim penjaringan calon ketua umum.

"Satu harapan saya, prestasi balap sepeda Jawa Timur harus terus berlanjut. Jangan sampai tradisi sebagai gudang atlet nasional berhenti. Siapa pun yang terpilih, nanti harus mampu menjaga bahkan meningkatkan prestasi yang sudah diraih," ujarnya.

Wahid menyebut, hingga saat ini telah muncul salah satu kandidat yang dinilai memiliki kapasitas memimpin ISSI Jawa Timur, yakni Guntur Priambodo, mantan atlet balap sepeda asal Banyuwangi yang juga pernah menjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuwangi dan kini mengemban amanah sebagai Staf Ahli di Kementerian Koordinator Bidang Pangan.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa seluruh proses pemilihan akan diserahkan kepada mekanisme Musyawarah Provinsi ISSI Jawa Timur.

"Kami berharap akan muncul kandidat-kandidat lain dari pengurus kabupaten maupun kota, sehingga Musprov benar-benar dapat memilih figur terbaik untuk membawa balap sepeda Jawa Timur semakin maju dan berprestasi," pungkasnya.

Pelaksanaan Kejurnas BMX 2026 kembali memperkuat reputasi Banyuwangi sebagai salah satu venue olahraga balap sepeda di Indonesia. Keberadaan Sirkuit Internasional BMX Muncar yang berstandar nasional dan internasional, dinilai menjadi modal penting dalam mendukung penyelenggaraan berbagai kejuaraan bergengsi sekaligus memperkuat pembinaan atlet sejak usia dini hingga level elite.

Keberhasilan Banyuwangi menjadi tuan rumah Kejurnas BMX 2026 juga menunjukkan komitmen daerah dalam mendukung kemajuan olahraga balap sepeda nasional, sekaligus memperkokoh posisinya sebagai salah satu destinasi sport tourism unggulan di Indonesia. (rag/bp-bwi)

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Ciptakan Kampung Yang Bersih, Sambut HUT RI Ke-81, Warga RT 7 Hendrosari Kerja Bakti
Next Article
Warga Kumpulrejo Protes Dan Bentangkan Spanduk Tolak Pengeboran Minyak Oleh PT TGE.

Related to this topic:

Be the first to write a comment.