Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Mitra dan Relawan Keluhkan Keterlambatan Pembayaran di SPPG Badegan 001 Ponorogo

PONOROGO || Bratapos.com – Sejumlah mitra penyuplai dan relawan yang terlibat dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Badegan 001, Kabupaten Ponorogo, mengeluhkan keterlambatan pembayaran atas barang dan jasa yang telah mereka suplai.

Beberapa pihak menyebut keterlambatan tersebut berdampak pada perputaran modal, terutama bagi pelaku usaha kecil yang menggantungkan pemasukan dari program MBG.

BACA JUGA : Ning Tiwi: Perkuat Eksistensi, IKPPI Hadirkan Ekosistem 4 Pilar Guna Akselerasi Kemandirian dan Kepemimpinan Perempuan Indonesia

Satria Ahmad, salah satu mitra penyuplai telur sekaligus Ketua Pemuda Tani Kabupaten Ponorogo, menyampaikan bahwa sebagian supplier merasa keberatan karena pembayaran yang tidak sesuai dengan jadwal yang diharapkan.

“Bagi supplier kecil, keterlambatan ini cukup berat. Modal mereka terbatas, sementara kebutuhan operasional terus berjalan,” ujar Satria, Minggu (01/02/2026).

Ia mengaku hingga kini masih terdapat dua nota pembayaran yang belum terealisasi. Kondisi tersebut, menurutnya, bisa memengaruhi keberlanjutan kerja sama jika tidak segera ada kejelasan.

“Kami berharap ada solusi agar pembayaran bisa lebih tertib dan tepat waktu, supaya program ini tetap berjalan baik,” imbuhnya.

Keluhan serupa juga disampaikan sejumlah relawan dapur MBG. Mereka berharap ada komunikasi yang lebih terbuka dari pihak pengelola SPPG terkait mekanisme dan waktu pencairan dana.

“Kami ingin kejelasan. Kalau ada kendala, sebaiknya disampaikan supaya kami bisa memahami,” ujar salah satu relawan yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Para mitra berharap Satuan Tugas MBG Kabupaten Ponorogo dapat melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program, khususnya terkait tata kelola pembayaran, agar tujuan utama MBG untuk mendukung gizi masyarakat sekaligus menggerakkan ekonomi lokal dapat tercapai.

Bratapos.com telah berupaya mengonfirmasi hal ini kepada Kepala SPPG Badegan 001, Sidik. Panggilan telepon sempat tersambung, namun saat dimintai tanggapan terkait keluhan mitra dan relawan, yang bersangkutan belum memberikan keterangan resmi. Hingga berita ini diturunkan, redaksi masih membuka ruang klarifikasi dari pihak terkait.

Danang jaya

 

Disclaimer: Artikel ini ditulis oleh jurnalis dan disempurnakan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan (AI). Seluruh proses penyuntingan, verifikasi, dan tanggung jawab editorial tetap berada pada redaksi Bratapos.com. Ilustrasi gambar dibuat dengan bantuan AI.

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Diduga Terjadi Pelecehan di SDN 1 Bandar Pacitan, Sejumlah Siswi Alami Trauma
Next Article
IMADA Selenggarakan “Samalem Sareng Abuya” di Batu Malang, Perkuat Tradisi Keilmuan dan Ikatan Guru–Santri

Related to this topic:

Be the first to write a comment.