Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Memburu Alat Bukti, Penyidik Kejati Kalbar Geledah Rumah Pihak Terkait Kasus Bauksit

Pontianak | Bratapos.com – Penyidik Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat kembali menunjukkan keseriusannya dalam membongkar dugaan tindak pidana korupsi pada tata kelola pertambangan bauksit di Kalbar.

Rabu (18/02/2026), tim penyidik melakukan penggeledahan di sebuah rumah yang beralamat di Komplek Kurnia 1A Nomor 5B, Pontianak. Lokasi tersebut diduga memiliki keterkaitan dengan perkara yang tengah disidik.

BACA JUGA : Pelaku Pencabulan Desa Darma Camplong Berkeliaran Bebas, Keluarga Korban larut Dalam Kesedihan

Penggeledahan dilakukan sejak pukul 10.00 WIB hingga sekitar pukul 12.00 WIB. Dari kegiatan tersebut, penyidik mengamankan sejumlah dokumen penting dan barang elektronik yang dinilai relevan dengan konstruksi perkara.

Barang bukti yang diperoleh langsung dibawa ke Kantor Kejati Kalbar untuk dilakukan analisis lebih lanjut serta proses penyitaan sesuai ketentuan hukum acara pidana.

Langkah ini bukan sekadar formalitas prosedural. Penyidik tengah memburu rangkaian alat bukti untuk memperjelas peran para pihak, pola perbuatan, hingga dugaan potensi kerugian keuangan negara dalam tata kelola pertambangan bauksit yang disinyalir menyimpang.

Kasi Penerangan Hukum Kejati Kalbar, I Wayan Gedin Arianta, SH., MH., membenarkan adanya kegiatan penggeledahan tersebut. Ia menegaskan seluruh proses dilakukan secara profesional dan objektif, tanpa intervensi pihak mana pun.

“Penyidikan masih terus berkembang. Kami mengimbau masyarakat untuk menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan tidak menarik kesimpulan prematur sebelum perkara ini diuji secara terbuka di persidangan,” tegasnya.

Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat juga menegaskan komitmennya dalam memberantas praktik korupsi, khususnya di sektor sumber daya alam yang berdampak besar terhadap keuangan negara dan kesejahteraan masyarakat.

Perkara ini dipastikan masih akan berkembang seiring pendalaman terhadap barang bukti yang telah diamankan.

Bratapos.com akan terus mengawal dan menyajikan perkembangan kasus ini secara berimbang dan profesional.

Reporter Bagus Setha

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Kebakaran Hebat di Kebonsari Madiun, Bangunan, Mobil Pajero, dan Pertamini Ludes, Rugi Rp1 Miliar
Next Article
Melengkapi fasilitas Ruang  Operasi Smart Operating Theatre RUSD Grati Terus Upaya Meningkatkan Pelayanan Pasien.

Related to this topic:

Be the first to write a comment.