Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Karang Taruna Ditetapkan Jadi Garda Nasional, Bupati Tangerang: Pemuda Harus Turun Gunung

TANGERANG, Brata Pos – Tepuk tangan bergemuruh memenuhi Kelurahan Babakan, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, saat jas biru Karang Taruna disematkan ke pundak Bupati Tangerang Maesyal Rasyid, Minggu (19/7/2026). Penyematan tersebut menjadi simbol komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam memperkuat peran pemuda sebagai garda terdepan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Dalam sambutannya, Maesyal Rasyid menegaskan bahwa Karang Taruna tidak boleh hanya menjadi organisasi yang hadir secara administratif, tetapi harus benar-benar hadir dan bekerja nyata hingga tingkat RT dan RW.

BACA JUGA : Harumkan Nama Daerah, Model Cilik Banyuwangi Jeje Tampil Memukau di Indonesia Fashion Week 2026

"Karang Taruna adalah organisasi sosial kemasyarakatan yang diisi pemuda-pemudi dengan ketulusan. Kita ikut serta dalam program tujuan nasional, dari pusat sampai ke desa," tegas Maesyal.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Staf Khusus Kementerian Koperasi Davit, Wakil Ketua Umum Karang Taruna Nasional Hasan Arfan Alanda, Ketua Karang Taruna Provinsi Banten Yudi Budi Wibowo, jajaran pemerintah daerah, serta para pengurus Karang Taruna dari berbagai wilayah.

Bupati menilai peran Karang Taruna sejalan dengan visi pembangunan nasional yang tertuang dalam program Asta Cita Presiden. Menurutnya, pembangunan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat harus dimulai dari tingkat paling bawah melalui keterlibatan aktif generasi muda.

"Karang Taruna hadir sebagai fasilitas untuk mencapai tujuan nasional. Tumbuh kembang ekonomi harus dimulai dari bawah. Jangan pesimis, pemuda harus optimis," ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa pemuda bukan hanya aset masa depan, tetapi merupakan kekuatan yang harus mengambil peran pada masa sekarang.

"Pemuda harus hadir melakukan gerakan sosial dan kerja nyata. Ini tanggung jawab calon pemimpin masa depan," tambahnya.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Provinsi Banten Yudi Budi Wibowo menyampaikan bahwa Karang Taruna merupakan mitra strategis pemerintah sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Sosial Nomor 9 Tahun 2019. Karena itu, pembinaan organisasi harus dilakukan hingga tingkat subunit RW.

"Hari ini membuktikan Karang Taruna hadir di tengah masyarakat sebagai garda terdepan pembangunan," kata Yudi.

Dalam kesempatan tersebut, pesan Ketua Umum Karang Taruna Nasional, Budisatrio Djiwandono, disampaikan oleh Wakil Ketua Umum Hasan Arfan Alanda. Ia mengapresiasi peluncuran program Katar Plener yang digagas Karang Taruna Kabupaten Tangerang.

"Kami mengapresiasi karya nyata Karang Taruna Kabupaten Tangerang. Semoga dari sini lahir pemuda-pemudi yang menjadi pemimpin masa depan bangsa," ujar Hasan.

Ketua Karang Taruna Kabupaten Tangerang Abdul Kodir menyebut kegiatan tersebut sebagai momentum penting dalam perjalanan organisasinya. Ia menegaskan komitmen Karang Taruna untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Tangerang, DPRD, serta seluruh organisasi perangkat daerah dalam menjalankan berbagai program sosial.

"Kami siap bersinergi dan hadir di masyarakat untuk melakukan gerakan sosial yang memberikan manfaat langsung bagi warga," katanya.

Acara ditutup dengan prosesi penyematan jas Karang Taruna kepada Bupati Maesyal Rasyid sebagai Bapak Karang Taruna Kabupaten Tangerang, yang menjadi simbol eratnya kolaborasi pemerintah dan pemuda dalam membangun daerah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut anggota DPRD Kabupaten Tangerang dari Fraksi PDI Perjuangan, PKS, dan Golkar, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Kepala Dinas Koperasi, Kepala Dinas Sosial, Kepala BPDPMP, Camat Legok Yusuf, serta para lurah dan kepala desa se-Kecamatan Legok.

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Jangan Biarkan Penghinaan Profesi Wartawan Berlindung Di Balik Kebebasan Berekpresi.
Next Article
Perangkat Desa Pun Turun Tangan, Bukti Antusias Warga Desa Adanya Program TMMD Ke-129 Kodim 0802/Ponorogo

Related to this topic:

Be the first to write a comment.