GRESIK || Bratapos.com. Disisa 10 hari bulan suci Ramadhan ini tidak dilewatkan begitu saja. Berbagai elemen masyarakat terus mencari keberkahan dan kebaikan. Salah satunya menjelang waktu berbuka puasa, suasana di ruas jalan Dr.Wahidin Sudirohusodo tepatnya di depan kantor DPD LDII Gresik, ada gerakan atmosfir energi muda dari Pemuda LDII yang tampak antusias membagikan Takjil makanan ringan kepada pengendara. Minggu 8 Maret 2026.
H.Edi Mawansyah, Ketua Pemuda LDII Kabupaten Gresik dalam sambutannya sebelum dimulainya kegiatan, menyatakan momentum bulan Ramadhan kali ini bertujuan untuk membantu para pejuang jalanan, mulai dari ojek online hingga pekerja yang baru pulang kantor, agar tetap bisa membatalkan puasa tepat waktu meskipun masih dalam perjalanan.
BACA JUGA :
Sempat Senyap, Dugaan Korupsi Dana BOP PKBM di Sampang Kembali Disorot
"Kami ingin menunjukkan bahwa pemuda yang mempunyai energi muda bisa memanfaatkan untuk kebaikan, tidak hanya sibuk dengan dunianya sendiri, tapi juga punya empati untuk sesama, terutama di bulan penuh berkah ini," tegasnya.
Setelah pembagian takjil usai, acara dilanjutkan dengan buka puasa bersama pengurus Pemuda LDII Gresik, hadir pula Ketua DPD LDII Gresik, KH. Abdul Muiz Zuhri, S.E. S.H, MM. dan beberapa undangan dari unsur pengurus harian DPD dan Dewan Penasehat.
Buka puasa bersama adalah bukan sekedar ritual makan-makan seharian menahan lapar, bagi kita generasi muda. Momen ini adalah charger energi menguatkan silaturahim dan kekompakan. Yang mana nantinya digunakan kembali tubuh kita untuk aktivitas ibadah.
Lanjut dijelaskan Edi bahwa dalam kegiatan ini menyampaikan beberapa pesan moral yang mendasar. Ibadah itu keren menjadi seorang pemuda yang religius bukan berarti kaku atau ketinggalan zaman, justru pemuda yang punya prinsip dekat dengan Allah adalah pemuda yang punya integritas tinggi, menetapi janjinya pada sang penciptanya untuk ibadah kepada-nya.
"Kemudian, Energi mudahmu untuk kebaikan. Jika kita punya tenaga untuk nongkrong ber jam-jam atau scroling medsos, maka kita juga punya potensi yang besar untuk berbagi, belajar agama "mengaji", membantu sesama, melakukan hal-hal yang terbaik untuk dirimu sendiri, orang tuamu, bangsamu dan agamamu, gunakan energi mudahmu untuk kebaikan. Lalu Investasi masa depan. Pemuda harus punya invenstasi masa depan. Investasi jangkah panjang adalah akhirat mencapai surga Allah," ujarnya.
Sementara itu KH.Abdul Muiz Zuhri, Ketua DPD LDII Kabupaten Gresik menyatakan sangat mengapresiasi dan bangga atas kegiatan yang di prakarsai oleh Pemuda LDII ini, hal ini senada sebuah Investasi saat ini di dunia dan demi keberlangsungan program kerja Organisasi strategis. Gerakan Dakwah Bil Hal semacam ini dalam rangka memupuk jiwa persaudaraan dan memperkuat nilai dan semangat Kebangsaan sebagai aktualisasi salah satu Mega proyek 8 Klaster LDII.
"Apa yang kita tanam dimasa muda melalui disiplin ibadah "salah satunya adalah puasa dan berbagi". Kita bisa mengatur waktu contohnya sebelum sahur untuk puasa, kita schedule kan untuk sholat malam tahajud, dilanjutkan sahur, kemudian sholat shubu, setelah sholat shubu tadarus Al-Quran, ketika schedule yang sudah kita buat sendiri kita bisa melaksanakan dan konsisten kita bisa disiplin dalam ibadah ini akan membentuk karakter dimasa depan," tegasnya.
"Inilah karakter hal paling saat ini yang utama yang wajib dimiliki seorang pemuda. Menjadi pemuda yang taat ibadah bukan berarti kehilangan masa muda, melainkan mengamankan masa depan yang abadi yaitu akhirat," tutup KH Abdul Muis yang saat ini juga selaku Wakil Ketua DPW LDII Jawa Timur. Agenda ini ditutup dengan Doa oleh KH. Abu Said selaku Dewan Penasehat LDII Kabupaten Gresik.
Pewarta Jamal Sintaru
Prev Article
Proses LP Dugaan Tindak Pidana Korupsi Di Polres Blora Terkesan Jalan Ditempat, Warga Rencana Buat Petisi
Next Article
Berkah Ramadhan di Kampung Sholawat, Bupati Jember Silaturahmi dengan Warga Desa Plalangan