Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Dhempo Abeng" Tampil Memakau Difestival Parade Musik Daol 2025 Sampang

Sampang || Bratapos.com - Daul dug dug merupakan kesenian yang banyak ditemui di 4 Kabupaten yang ada di Pulau Madura. Daul dug dug sendiri merupakan perpaduan alat musik saronin, kendang, kesrek serta dug dug itu sendiri, yang bentuknya mirip dengan tong, namun dengan bentuk yang lebih besar, yang dimainkan bersamaan oleh para penabuhnya sehingga menimbulkan bunyi yang sangat khas. 

Salah satunya musik Dug dug asal jalan Pemuda Baru, kampung kajuk, Kabupaten Sampang , ‘ Dhempo Abeng tampil memukau di Festival parade Dug dug combo 2025 . Minggu, 06/04/2025.

BACA JUGA : DPRD Buru Paripurna KUA PPAS Tahun 2027 Bersama Pemda

Dalam kesempatan ini Dhempo Abeng menampilkan performa terbaiknya yang banyak mendapatkan perhatian berbagai kalangan

Pasalnya, Dhempo Abeng Asal Jalan Pemuda Baru, Kelurahan Rongtengah adalah grup musik daul tradisional yang belakangan ini mulai disorot berbagai pihak.sebab intensitas selalu tampil memukau dan menarik perhatian masyarakat Madura khususnya disampang.

Bahkan Dhempo Abeng tidak hanya menerik perhatian masyarakat lokal Sampang tapi juga mendapatkan apresiasi serta perhatian khusus dari  masyarakat di luar Madura.

Ngebahas tentang seni musik yang semakin kesini semakin berkembang, nyatanya di Madura memiliki seni musik tradisional yang cukup terkenal yang biasanya diperkenalkan pada event-event tertentu, bahkan seni musik ini merupakan kearifan lokal masyarakat Madura yang dikemas dan dipadukan dengan karya seni lainnya. salah satu bentuk seni musik tradisional yang masih terus berkembang sampai saat ini adalah Daul Dug-dug.

Saat ditemui awak media Imam Bonjol Pimpinan Dhempo Abeng memaparkan punya kebanggan tersendiri, grup musik binaannya dipercaya tampil dan ikut menyemarakkan festival parade Dug dug 2025.

Pewarta : Ryan


“Kami sangat senang bisa tampil di acara yang spesial ini, kami juga sudah berlatih semaksimal mungkin agar bisa memberikan menampilkan yang terbaik serta menghibur warga Madura khususnya kabupaten Sampang,” kata Imam

tak hanya (ketua) imam Bonjol, mantan Aktivis senior Imam Bukhori Asal Pasar Kenik (kamp Pasar Kecil) turut sampaikan apresiasinya pihaknya menyampaikan," parade festival ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga perayaan kebersamaan dan semangat nasionalisme dalam memperingati budaya daerah

“Festival Musik Dug dug ini merupakan bentuk pelestarian budaya dan tradisi musik Madura, sekaligus mempererat hubungan antar-komunitas di Sampang,” tambahnya,” ungkap Saleh

Kemeriahan acara ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus melestarikan seni dan budaya daerah

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Bupati Sumenep, Festival Ketupat Sebagai Upaya Melestarikan Budaya
Next Article
Hari Pertama Masuk Kerja Kades Sukamaju Kecamatan -Sukatani Tidak Ada di Kantor Desa

Related to this topic:

Be the first to write a comment.