Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Bahu Jalan di Tempursari Lumajang Longsor, Warga: Wes Wayae Ganti Gorong-Gorong

LUMAJANG, BRATAPOS.com – Bahu Jalan Raya Desa Pundungsari, Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang, mengalami longsor pada Minggu (1/3/2026) sore. Peristiwa tersebut dipicu curah hujan deras yang mengguyur wilayah setempat, sehingga menyebabkan bagian tepi jalan retak dan ambrol.

Petugas dari Polsek Tempursari langsung memasang garis polisi (police line) serta rambu-rambu peringatan di lokasi kejadian guna mengantisipasi kecelakaan lalu lintas.

BACA JUGA : Sempat Senyap, Dugaan Korupsi Dana BOP PKBM di Sampang Kembali Disorot

Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, longsoran memiliki kedalaman sekitar 3 meter dengan lebar kurang lebih 1,5 meter. Kondisi ini cukup membahayakan, terutama bagi kendaraan roda empat bermuatan berat yang melintas di jalur penghubung antar desa tersebut.

Kapolsek Tempursari, Iptu Sukirno, mengatakan pihaknya menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 17.00 WIB terkait kejadian tersebut.

“Setelah menerima laporan, petugas bersama Kepala Desa Kaliuling, staf Kecamatan Tempursari, serta masyarakat langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan pengamanan,” ujar Iptu Sukirno.

Untuk mencegah terjadinya kecelakaan, petugas melarang kendaraan roda empat dengan muatan berat melintas di sekitar titik longsor. Pengguna jalan, baik roda dua maupun roda empat, juga diimbau agar meningkatkan kewaspadaan saat melintas.

Akibat longsor tersebut, arus transportasi masyarakat sempat terganggu, khususnya kendaraan pengangkut hasil pertanian yang hendak menuju luar wilayah Kecamatan Tempursari.

Lebih lanjut, pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan Forkopimcam Tempursari serta Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Lumajang agar segera dilakukan penanganan dan perbaikan pada bahu jalan yang terdampak.

“Kami berharap perbaikan bisa segera dilakukan agar akses jalan kembali normal dan aktivitas masyarakat tidak terganggu,” tambahnya.

Sementara itu, salah satu warga setempat, POR alias Glemponk, mengungkapkan bahwa sebelum longsor terjadi, kondisi aspal di lokasi tersebut sebenarnya sudah menunjukkan tanda-tanda keretakan.

“Sebelumnya jalan aspalnya sudah retak. Saya sempat beri tanda batu supaya kendaraan melintas di sisi lain, tapi batunya dibuang oleh sopir truk. Mungkin memang sudah waktunya gorong-gorongnya diperbaiki,” ujarnya.

Warga pun berharap pemerintah segera melakukan pembenahan, khususnya pada sistem drainase dan gorong-gorong di bawah jalan, agar kejadian serupa tidak terulang kembali. (lor/bp-smr)

 

Pewarta: Shelor

Kepala Cabang Bratapos Media Wilayah Semeru

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Semua Pimpinan Dites Urine, Hasil Negatif! Polres Jember Tegaskan Pemimpin Harus Jadi Role Model
Next Article
KAJIAN BA’DA SHOLAT SUBUH BERJAMAAH DI MASJID JAMI' NURUL IMAN SENGGIGI PADA BULAN SUCI RAMADHAN 1447 H.

Related to this topic:

Be the first to write a comment.