PONOROGO II bratapos.com- Open Turnamen Berkuda Memanah Federasi Nasional PORDASI Kabupaten Ponorogo Tahun 2026 resmi dibuka oleh Plt. Bupati Ponorogo, Hj. Lisdyarita, di kawasan Sirkuit Ban Bundar, Kelurahan Kadipaten, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo, Sabtu (25/7/2026).
Turnamen ini tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah strategis untuk menjaring bibit-bibit atlet berkuda memanah terbaik yang dipersiapkan menuju Kejuaraan Nasional (Kejurnas) di Jakarta pada September 2026.
BACA JUGA :
Atlet muda binaan IBCA BFC MMA Kota Madiun Elanno Arka Mahasura, Sukses Jadi Juara Adu Wani Wali Kota Cup 2026
Kegiatan berlangsung meriah dengan diikuti sembilan kontingen dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur. Para atlet menampilkan kemampuan terbaiknya dalam cabang berkuda memanah yang memadukan kecepatan, ketangkasan, keseimbangan, konsentrasi, dan ketepatan membidik sasaran.
Turut hadir dalam pembukaan, Ketua Umum Federasi Nasional PORDASI Berkuda, Triwatty Marciano, Sekretaris Umum KONI Provinsi Jawa Timur, Plt. Bupati Ponorogo Hj. Lisdyarita, Ketua KONI Kabupaten Ponorogo Sugiri Hari Sancoko beserta jajaran, Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Disbudparpora Ponorogo Wakhid Purwanto, para ofisial, pelatih, serta ratusan atlet peserta.
Dalam sambutannya, Plt. Bupati Ponorogo Hj. Lisdyarita menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kejuaraan tersebut. Menurutnya, olahraga berkuda memanah memiliki potensi besar untuk berkembang di Ponorogo apabila didukung dengan pembinaan yang berkelanjutan dan sarana latihan yang memadai.
“Kami mengapresiasi penyelenggaraan Open Turnamen Berkuda Memanah ini. Pemerintah Kabupaten Ponorogo akan melakukan kajian terhadap lokasi ini agar ke depan dapat dikembangkan menjadi tempat latihan yang representatif. Harapannya semakin banyak generasi muda Ponorogo yang tertarik menekuni olahraga berkuda dan lahir atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah hingga tingkat nasional,” ujarnya.
Lisdyarita menegaskan bahwa investasi di bidang olahraga bukan hanya soal prestasi, tetapi juga membangun karakter generasi muda yang disiplin, berani, sportif, serta memiliki daya juang tinggi.
Sementara itu, Ketua Umum Federasi Nasional PORDASI Berkuda, Triwatty Marciano, menjelaskan bahwa turnamen ini merupakan bagian dari proses pembinaan atlet sekaligus seleksi menuju Kejuaraan Nasional Berkuda Memanah yang akan digelar di Jakarta pada September mendatang.
“Turnamen ini menjadi kesempatan bagi para atlet untuk mengukur kemampuan sekaligus menunjukkan kualitas terbaiknya. Atlet-atlet yang tampil konsisten dan memiliki potensi besar akan dipersiapkan menghadapi Kejurnas di Jakarta. Karena itu, setiap pertandingan menjadi sangat penting sebagai bahan evaluasi pembinaan,” jelasnya.
Menurutnya, pembinaan usia dini menjadi fondasi utama dalam mencetak atlet nasional. Kompetisi yang rutin digelar di daerah menjadi mata rantai penting untuk menemukan talenta-talenta baru yang nantinya dapat bersaing di tingkat nasional bahkan internasional.
Keikutsertaan sembilan kontingen dari berbagai daerah di Jawa Timur juga menunjukkan semakin berkembangnya olahraga berkuda memanah di Indonesia. Persaingan yang sehat diharapkan mampu meningkatkan kualitas teknik, mental bertanding, serta pengalaman para atlet.
Open Turnamen Berkuda Memanah PORDASI Ponorogo 2026 pun menjadi bukti komitmen bersama antara pemerintah daerah, KONI, dan PORDASI dalam membangun ekosistem olahraga prestasi.
Lebih dari sekadar mengejar podium juara, kejuaraan ini diarahkan sebagai kawah candradimuka lahirnya atlet-atlet muda berbakat yang siap mengharumkan nama Ponorogo dan Jawa Timur pada Kejuaraan Nasional di Jakarta, sekaligus menjadi langkah awal menuju prestasi yang lebih tinggi di tingkat internasional.(Jaya).
Prev Article
Atlet muda binaan IBCA BFC MMA Kota Madiun Elanno Arka Mahasura, Sukses Jadi Juara Adu Wani Wali Kota Cup 2026
Next Article
Semangat Warga Masyarakat Dalam Karya Bhakti TMMD 129, Jembatan Jadi Akses Menuju Persawahan Warga