Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Dugaan Pecah Paket DI BPPD Sidoarjo 2024 Di Sorot LSM

Sidoarjo || Bratapos.com - Pada tahun anggaran 2024 Badan pelayanan pajak daerah ( BPPD) kabupaten sidoarjo  merencanakan 2 ( dua ) kegiatan yaitu belanja tagihan internet dengan kode RUP 46373807 dan 46377389  dua kegiatan ini nilainya sama yaitu Rp 220.000.000 dengan durasi waktu yang sama januari sampai Dengan desember 2024  jadi bayar tagihan internet untuk pengadaan di satuan kerja BPPD Rp 440 000.000 ,belum lagi pemakaian Bandwidt dari pengadaan yang satuan kerjanya Kominfo.

Abu Dardak sebagai  Plt kepala badan pelayanan pajak daerah yang di konfirmasi melalui pesan Whats'Aap senin 9/12 Mengatakan," BPPD karena merupakan OPD ( organisasi perangkat Daerah ) yang sifatnya Pelayanan  mendapat distribusi Banwidt sebesar 900Mbps ini sesuai hasil tes terakhir yang di lakukan awal desember 2024 ini di pakai OPD untuk back up Internet bila ada Internet Cut/ Off ,terang Abu Dardak menyampaikan atau meneruskan keterangan dari Kominfo Saat di tanya terkait dugaan pecah paket di BPPD sesuai keterangan di atas Abu Dardak mengakui bahwa kegiatan tersebut memang ada di bawah tangung jawab satuan kerjanya ," yang satu paket untuk sekretariat kantor secara menyeluruh dan yang satunya untuk pelayanan ,memang butuh banyak karena untuk pembayaran PBB semua melalui aplikasi ," pungkas Abu Dardak.

BACA JUGA : Kemen HAM RI Perkuat Sinergi Lintas Sektoral untuk Pemajuan HAM di Jawa Timur

Terpisah IR Haryanto B SH.MSi Penggiat Anti Korupsi yang juga merupakan salah satu Direcktur LSM WAR ( wadah Aspirasi Rakyat ) saat di mintai komentarnya Senin 9/12 kepada bratapos.com mengatakan ," Tiap tahun Kominfo Sidoarjo mengalokasikan anggaran untuk pembelian Bandwidt, dan tahun 2024 ini senilai Rp 8.000.000.000 yang di peruntukkan bagi keperluan OPD seluruh sidoarja dengan proporsi pembagian yang berbeda untuk masing - masing OPD dan ini hanya kominfo yang mengetahui tanpa pernah di publikasikan ke publik manfaatnya ," tegas Bung Hary 

Lebih jauh Bung Hary juga meyanyangkan adanya dugaan pecah paket di BPPD ," ini aneh dua paket kegiatan sejenis dengan durasi waktu yang sama dan sama - sama di satuan kerja BPPD tapi di pecah jadi dua paket dengan masing - masing Rp 220.000.000 ,ini janggal dan di duga untuk memenuhi keinginan rekanan ," terang Bung Hary (c@n)

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Kuasa Hukum Amanah Gugat KPU Buru ke MK Dan DKPP, Kapolres Buru Ke Propam Mabes Polri
Next Article
Satresnarkoba Polres Nagan Raya Berasil Megamankan Seorang Pelaku Penyalahgunaan Narkotika Jenis Sabu

Related to this topic:

Be the first to write a comment.