Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Bupati Ipuk Tegaskan ASN Banyuwangi Wajib Tingkatkan Pelayanan Publik, Larang Ego Sektoral

BANYUWANGI, BRATAPOS.com – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menegaskan bahwa peningkatan kualitas pelayanan publik harus menjadi prioritas utama seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi. Ia juga mengingatkan, agar tidak ada lagi ego sektoral antar lembaga yang dapat menghambat penyelesaian persoalan masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan Ipuk saat memimpin apel pagi sekaligus memberikan pengarahan kepada seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Banyuwangi, Kamis (9/7/2026).

BACA JUGA : Sasaran TMMD Ke-129 Kodim 0208/Ponorogo Paving Jalan Poros Desa Sepanjang 1 KM

Dalam arahannya, Ipuk menyampaikan apresiasi kepada seluruh ASN atas dedikasi dan komitmen yang telah ditunjukkan dalam menjaga kinerja pemerintahan, meski daerah masih menghadapi tantangan keterbatasan fiskal. Menurutnya, berbagai inovasi yang lahir dari perangkat daerah menjadi faktor penting dalam mempertahankan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Terima kasih atas pengabdian dan dedikasi bapak ibu sekalian yang telah mendukung berbagai program pemerintah daerah. Termasuk Gerakan ASN Berbagi yang berjalan selama ini," ujar Ipuk.

Program Gerakan ASN Banyuwangi Berbagi merupakan inisiatif sosial yang mendorong ASN menyisihkan sebagian penghasilannya untuk membantu masyarakat kurang mampu. Dana yang terkumpul dimanfaatkan untuk berbagai program kemanusiaan, mulai dari penyaluran paket sembako bagi keluarga miskin kategori desil 1 hingga 3, bantuan perlengkapan sekolah bagi siswa kurang mampu, hingga penyediaan alat bantu seperti kursi roda dan alat bantu jalan bagi penyandang disabilitas.

Meski mengapresiasi capaian tersebut, Ipuk mengingatkan bahwa tantangan pelayanan publik ke depan semakin besar. Karena itu, seluruh ASN diminta meningkatkan kecepatan, ketepatan, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat tanpa menunda pekerjaan ataupun mengabaikan setiap laporan warga.

"Bapak-Ibu adalah abdi negara sekaligus pelayan masyarakat. Maka mari kita semuanya layani Banyuwangi, layani masyarakat Banyuwangi. Apa pun permasalahannya, tidak boleh ada yang lambat," tegasnya.

Ipuk juga menekankan pentingnya membangun budaya kerja kolaboratif. Menurutnya, setiap persoalan daerah harus diselesaikan secara bersama-sama melalui sinergi lintas OPD, bukan dengan saling melempar tanggung jawab.

Ia mencontohkan persoalan sederhana seperti tumpukan sampah di jalan. Menurutnya, siapa pun ASN yang mengetahui kondisi tersebut harus segera mengambil langkah, baik dengan berkoordinasi maupun melaporkannya kepada instansi yang berwenang.

"Saya minta seluruh ASN tidak boleh ada yang acuh terhadap keluhan warga. Setiap warga wajib kita layani. Dan itu tugas kita semuanya," tutur Ipuk.

Selain aspek pelayanan, Bupati Ipuk juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, kerapian tempat kerja, serta membangun budaya ramah terhadap masyarakat maupun wisatawan. Hal itu dinilai penting, karena Banyuwangi telah dikenal sebagai salah satu daerah tujuan wisata yang mengandalkan kualitas pelayanan sebagai daya tarik.

"Kita adalah bagian dari daerah berbasis pariwisata, maka hospitality adalah sebuah kewajiban," ujarnya.

Di akhir arahannya, Ipuk mengajak seluruh perangkat daerah terus memperkuat pengembangan ekonomi kerakyatan dan ekonomi kreatif sebagai strategi menjaga pertumbuhan ekonomi daerah di tengah keterbatasan fiskal. Menurutnya, sinergi seluruh ASN menjadi kunci agar berbagai program pembangunan tetap berjalan optimal dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Banyuwangi.

Dengan penegasan tersebut, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi berharap budaya kerja ASN semakin profesional, responsif, dan kolaboratif sehingga pelayanan publik semakin cepat, berkualitas, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara efektif. (rag/bp-bwi)

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Tali Asih H. Ipong Muchlissoni Kepada Panitia GSR PSHW-TM Ponorogo, Dukung Pembangunan Untuk Padepokan
Next Article
Tinjau Pasar Banyuwangi, Wapres Gibran Sebut Arsitekturnya Terbaik di Antara Pasar Hasil Revitalisasi

Related to this topic:

Be the first to write a comment.