BANYUWANGI, BRATAPOS.com – Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Banyuwangi menggelar Apel Siaga dan Tasyakuran dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-81 TNI Angkatan Laut (TNI AL) Tahun 2026, Kamis (10/9/2026) pagi.
Kegiatan yang berlangsung di lapangan apel Mako Lanal Banyuwangi tersebut bukan sekadar agenda peringatan hari jadi. Apel menjadi momentum untuk memperkuat kesiapsiagaan satuan sekaligus meneguhkan komitmen prajurit TNI AL dalam menjaga kedaulatan, keamanan, dan kepentingan nasional di wilayah maritim.
BACA JUGA :
GRIB Jaya Ponorogo Sayangkan Unggahan Akun TikTok @Lensa Ponorogo Terkait Papan APBDes Desa Serag, Pemdes Tegaskan Murni Salah Ketik (Human Error)
Apel siaga dimulai pukul 07.50 WIB. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan sejarah singkat perjalanan TNI AL, dilanjutkan menyanyikan Mars TNI AL, penghormatan pasukan, laporan Komandan Apel, serta pemeriksaan pasukan.
Suasana berlangsung khidmat saat seluruh peserta mengheningkan cipta yang dipimpin Komandan Lanal Banyuwangi, Letkol Laut (P) Wishnu Krestiawan, S.T., M.Tr.Opsla. Rangkaian tersebut dilanjutkan dengan pengucapan Sapta Marga sebagai peneguhan jati diri, disiplin, dan komitmen setiap prajurit TNI.
Dalam amanat Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) yang dibacakan Danlanal Banyuwangi, ditegaskan bahwa peringatan Hari Jadi ke-81 TNI AL harus dimaknai sebagai momentum refleksi sekaligus evaluasi terhadap pelaksanaan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.
Peringatan tahun ini mengusung tema “Dengan Semangat Jalesveva Jayamahe, TNI AL Siap Mewujudkan Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.”
Tema tersebut menegaskan arah perjuangan TNI AL untuk terus memperkuat peran dalam menjaga kepentingan nasional, khususnya di wilayah laut yang menjadi bagian penting dari kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Dalam amanatnya, Letkol Laut (P) Wishnu Krestiawan menekankan bahwa posisi Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia menghadirkan tantangan sekaligus tanggung jawab besar bagi TNI AL.
Kesiapan menghadapi tantangan tersebut, menurutnya, tidak cukup hanya mengandalkan kekuatan alat utama sistem senjata (alutsista), tetapi juga membutuhkan sumber daya manusia yang profesional, disiplin, berintegritas, serta mampu membangun sinergi dengan seluruh komponen bangsa.
“Kesiapsiagaan, profesionalisme prajurit dan sinergi harus berjalan bersama. Prajurit harus senantiasa siap melaksanakan tugas secara profesional, menjaga disiplin dan integritas, serta membangun kerja sama yang kuat dengan seluruh komponen bangsa,” ujar Danlanal Banyuwangi.
Menurutnya, laut memiliki posisi strategis bagi Indonesia. Selain menjadi ruang kedaulatan negara, laut merupakan penghubung antar daerah, jalur perdagangan dan komunikasi, serta ruang penting bagi pengelolaan sumber daya alam dan kepentingan strategis nasional.
"Karena itu, TNI AL dituntut senantiasa hadir dan siap menjalankan tugas dalam menjaga ruang maritim sesuai amanat peraturan perundang-undangan," tuturnya.
Tiga penekanan utama turut disampaikan kepada seluruh prajurit, yakni kesiapsiagaan operasi, profesionalisme prajurit, serta penguatan sinergi.
Danlanal Banyuwangi menegaskan, satuannya akan terus mendukung pelaksanaan tugas TNI AL, terutama dalam menjaga keamanan wilayah laut sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Kami akan terus menjaga kesiapsiagaan personel dan satuan, meningkatkan profesionalisme, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, aparat terkait dan masyarakat. Kehadiran TNI AL harus memberikan manfaat nyata, terutama dalam menjaga keamanan dan kepentingan masyarakat di wilayah maritim,” tegasnya.
Selain menjalankan fungsi pertahanan dan menjaga kedaulatan laut, TNI AL juga diarahkan untuk terus mempertahankan dan meningkatkan capaian operasi dalam menghadapi berbagai bentuk pelanggaran hukum di laut.
Rangkaian Apel Siaga ditutup dengan pembacaan doa, menyanyikan Andika Bhayangkari, laporan Komandan Apel, penghormatan pasukan, dan Mars TNI AL.
Pasukan kemudian dibubarkan dan dilanjutkan dengan acara tasyakuran Hari Jadi ke-81 TNI Angkatan Laut di halaman Mako Lanal Banyuwangi.
Suasana kekeluargaan tampak ketika para prajurit dan peserta kegiatan menikmati hidangan bersama. Momen tersebut menjadi bagian dari peringatan hari jadi yang tidak hanya meneguhkan kesiapan dalam menjalankan tugas, tetapi juga memperkuat kebersamaan di lingkungan satuan.
Peringatan Hari Jadi ke-81 TNI Angkatan Laut tahun 2026 di Lanal Banyuwangi, sekaligus menjadi penegasan bahwa semangat Jalesveva Jayamahe bukan sekadar semboyan, melainkan komitmen untuk terus menjaga laut Indonesia sebagai ruang kedaulatan, keamanan, sekaligus masa depan bangsa. (rag/bp-bwi)
Prev Article
Sengketa Ruko Jalan Semarang Surabaya: Pemilik Persoalkan Klaim KAI, Status SHGB dan HPL Jadi Pokok Perkara
Next Article
GRIB Jaya Ponorogo Sayangkan Unggahan Akun TikTok @Lensa Ponorogo Terkait Papan APBDes Desa Serag, Pemdes Tegaskan Murni Salah Ketik (Human Error)