Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Anton Kusumo Ajak Warga Rejomulyo, Aktif Awasi Kebijakan Pemerintah

Kota Madiun || Bratapos.com - Menjalin komunikasi langsung dengan konstituen menjadi salah satu cara efektif untuk memastikan suara rakyat benar-benar terdengar di kursi parlemen. Hal itulah yang dilakukan Anggota DPRD Kota Madiun dari Fraksi PDI Perjuangan, Anton Kusumo, saat menggelar reses di Gedung Kelurahan Rejomulyo, Kecamatan Kartoharjo, Rabu (13/8/2025). 

Pertemuan yang dihadiri sekitar 150 warga ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, usulan, dan kritik secara terbuka.

BACA JUGA : Mengabaikan Etika, Perusahaan Pembiayaan Kembali Disorot

Dalam keterangannya Anton Kusomo menyampaikan, hak masyarakat untuk mengawasi jalannya pemerintahan telah dijamin undang-undang, di antaranya Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik.

“ kami berharap pemerintah membuat program yang benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat, bukan sekadar karena memiliki kewenangan mengelola anggaran,” ujarnya.

Lebih jauh, Anton juga menambahkan, bahwa dirinya berkomitmen mengawal setiap aspirasi warga agar dapat direalisasikan, selama itu menyangkut kepentingan umum. 

Ia menyebut, salah satu instrumen yang bisa dimanfaatkan adalah pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD, yang menjadi saluran resmi bagi anggota dewan untuk memperjuangkan aspirasi rakyat.

“Tugas anggota DPRD adalah memperjuangkan aspirasi konstituen. Pokir adalah salah satu cara untuk mewujudkannya,” tegasnya.

Apresiasi datang dari Ketua RW 10 Rejomulyo, Nur Kholis, yang menilai kehadiran Anton Kusumo di tengah warga sebagai bentuk penghargaan terhadap masyarakat. Menurutnya, reses semacam ini sangat penting karena memberi ruang dialog langsung antara wakil rakyat dan warga.

“Reses seperti ini jarang dilakukan dan membuat warga merasa dihargai. Mereka jadi bebas bicara tanpa rasa takut atau sungkan. Saya berharap anggota dewan lain juga mau turun langsung seperti ini,” ungkapnya.

Nur Kholis juga mengenang salah satu bukti nyata dari komitmen Anton dalam memperjuangkan aspirasi warga, yaitu terealisasinya pembangunan selokan sepanjang 180 meter di wilayahnya. Usulan itu dikawal Anton sejak sebelum ia resmi menjadi anggota DPRD.

“Alhamdulillah, dulu ada usulan pembangunan selokan, dan akhirnya bisa terwujud berkat pengawalan Pak Anton. Kami berharap pola serap aspirasi seperti ini terus berlanjut, agar kebutuhan warga bisa segera ditindaklanjuti,” pungkasnya.

Kegiatan reses ini tidak hanya menjadi forum serap aspirasi, tetapi juga ajang membangun kedekatan emosional antara wakil rakyat dan masyarakat, sekaligus memperkuat transparansi serta partisipasi publik dalam penyelenggaraan pemerintahan.

 

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Bupati Sumenep Ajak Cek Kesehatan Gratis, Menuju Indonesia Emas 2045
Next Article
Kapolresta Banyuwangi Resmikan Taman Lalu Lintas Sarja Arya Racana di Satpas

Related to this topic:

Be the first to write a comment.