Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Peresmian Klinik CPMI RSD Balung, Bupati Jember Tetapkan Biaya Pemeriksaan Rp 450.000

JEMBER, BRATAPOS.com – Rumah Sakit Daerah (RSD) Balung meresmikan Klinik Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) dalam acara yang tergabung dalam rangkaian kegiatan Pro Gus'e Update, yang berlangsung pada Senin (27/4/2026) pukul 15.00 WIB.

Peresmian fasilitas kesehatan ini dilakukan langsung oleh Bupati Jember, Gus Fawaid, dan menjadi langkah strategis serta bentuk kepedulian pemerintah daerah bagi warga masyarakat yang berencana bekerja di luar negeri, mengingat pemeriksaan kesehatan merupakan syarat utama yang harus dipenuhi sebelum keberangkatan.

BACA JUGA : BLT - DD Tahap ll Tahun 2026 Pemerintah Desa Jagir Sudah Tersalurkan Untuk 16 KPM

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Jember Gus Fawaid, menyampaikan bahwa kehadiran klinik ini diharapkan dapat memberikan kemudahan akses pelayanan kesehatan bagi warga. Ia juga memastikan bahwa biaya pemeriksaan kesehatan atau medical checkup yang ditetapkan terjangkau dan bersaing, yaitu sebesar Rp 450.000 bagi setiap calon pekerja migran.

“Kami hadirkan fasilitas ini, agar warga tidak perlu lagi bersusah payah pergi ke luar daerah untuk memenuhi persyaratan kesehatan. Dengan biaya sebesar Rp 450.000, seluruh rangkaian pemeriksaan sesuai standar yang ditetapkan pemerintah dapat diselesaikan di sini dengan proses yang jelas dan terpercaya,” ujar Gus Fawaid.

Dengan berdirinya Klinik CPMI di lingkungan RSD Balung, diharapkan proses pemeriksaan kesehatan dapat berjalan lebih mudah, cepat, dan terjangkau. Fasilitas ini dirancang untuk melayani seluruh kebutuhan pengecekan kesehatan sesuai dengan standar yang ditetapkan, sehingga memastikan setiap calon pekerja migran berada dalam kondisi fisik dan mental yang sehat serta memenuhi persyaratan yang berlaku.

Kegiatan yang dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, pimpinan rumah sakit, serta tokoh masyarakat ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam mendukung perlindungan dan kesejahteraan tenaga kerja Indonesia, baik yang bekerja di dalam maupun di luar negeri.

Melalui rangkaian kegiatan Pro Gus'e Update, penyelenggara berharap peresmian ini tidak hanya menambah fasilitas pelayanan kesehatan, tetapi juga menjadi sarana penyebaran informasi yang tepat bagi masyarakat mengenai hak, kewajiban, serta prosedur yang harus dipahami sebelum memutuskan untuk menjadi pekerja migran.

Kehadiran klinik ini juga diproyeksikan mampu meminimalkan kendala yang sering dihadapi calon pekerja migran dalam memenuhi persyaratan administrasi dan kesehatan, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik yang berorientasi pada kemudahan dan kepuasan masyarakat. (rup/bp-jbr)

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Bupati Madiun luncurkan" sarapan pecel" warga desa kini tak perlu jauh ngurus Adminduk
Next Article
Pelarian Antoni Pelaku Penipuan Rekrutmen ASN Dan Pemalsuan SK ASN Dan PPPK Kandas, Polisi Buru Sampai Ke Kalimantan

Related to this topic:

Be the first to write a comment.