GRESIK || Bratapos.com. Di hari ulang tahun pemerintah kabupaten Gresik yang ke 52 tahun serta hari jadi Gresik ke 539 di bulan suci Ramadhan ini tidak dilewatkan begitu saja. Pada hari ini Senin 9 Februari 2026 di masjid Agung Gresik menyantuni 1500 anak yatim dan doa bersama.
Ribuan anak yatim terlihat tersenyum lebar tatkala Bupati Gresik Fandi Ahmad Yani (Gus Yani) turut mendampingi dan memberikan langsung santunan. Hal itu tentu memberikan kebahagiaan bagi anak-anak yatim. Program menyantuni anak yatim itu bukan sekadar bantuan materi, melainkan bentuk kasih sayang nyata dari pemerintah.
BACA JUGA :
Warga Kumpulrejo Protes Dan Bentangkan Spanduk Tolak Pengeboran Minyak Oleh PT TGE.
Ketua panitia sekaligus Sekretaris Daerah Achmad Washil Miftahul Rachman mengatakan, acara ini merupakan memperingati Hari Ulang Tahun ke-52 Pemerintah Kabupaten Gresik dan Hari Jadi Kabupaten Gresik ke-539, disertai doa bersama. "Momentum ini merupakan memperkuat antara pemerintah dan masyarakat," tegasnya.
Hadir dalam acara tersebut, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Asluchul Alif, Sekretaris Daerah Achmad Washil Miftahul Rachman, jajaran Forkopimda, para OPD, DPRD, para ulama, tokoh masyarakat. Hadir pula sejumlah mantan pejabat daerah, termasuk mantan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dan Mohammad Qosim.
Bupati Gresik Fandi Ahmad Yani (Gus Yani) dalam sambutannya menegaskan, tepat di bulan suci Ramadhan Kabupaten Gresik merayakan ulang tahun ke-52 dan Hari Jadi Kabupaten Gresik ke-539. Hari jadi ini bukanlah merupakan sejarah, tapi merangkul satu sama lain sebagai keluarga besar.
"Gresik adalah rumah kita, selain itu tempat kita, sehingga membangun mimpi anak-anak kita dimasa depan. Selain itu merawat orang tua kita. Semua elemen masyarakat mari bersatu agar Gresik maju," ujarnya.
Gus Yani juga menambahkan, efesiensi yang kita jalankan bukan hanya sekedar diatas kertas. Namun bagaimana kita untuk menjalankan roda pemerintahan. Sehingga peduli belanja yang tepat dan terukur. "Kami minta setiap rupiah harus dilakukan ketangan yang tepat, agar sama-sama menikmati kehidupan yang lebih baik," katanya.
Menurut Gus Yani, jalan poros desa adalah nafas masyarakat, supaya aktivitas masyarakat tidak lagi menjadi kendala. Ini menjadi tantangan nyata yang harus dikedepankan. Bahkan harus diprioritaskan supaya aktivitas masyarakat tidak lagi mengeluh soal jalan.
Selain kebijakan fiskal, Pemerintah Kabupaten Gresik juga menegaskan komitmennya pada sektor kesehatan. Bupati Yani menyampaikan bahwa layanan kesehatan tetap menjadi prioritas melalui program Universal Health Coverage (UHC) agar seluruh masyarakat Gresik memiliki akses terhadap pelayanan kesehatan.
"Pemerintah daerah juga telah memastikan kembali aktivasi data kepesertaan BPJS yang sebelumnya sempat mengalami kendala. Layanan kesehatan adalah hak dasar setiap warga. Data BPJS yang sempat bermasalah telah kami reaktivasi kembali agar seluruh masyarakat Gresik dapat memperoleh pelayanan kesehatan,” ucapnya.
Bahkan Pemerintah Kabupaten Gresik memberikan kado bagi masyarakat dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun ke-52 Pemerintah Kabupaten Gresik dan Hari Jadi Kabupaten Gresik ke-539 berupa program diskon Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebesar 25 persen serta pemutihan denda pajak daerah.
Melalui program tersebut, Pemerintah Kabupaten Gresik memberikan pemutihan 100 persen denda administratif pajak daerah yang mencakup beberapa jenis pajak, antara lain Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) seperti restoran, hotel, parkir, hiburan, dan listrik, serta Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2), Pajak Air Tanah, Pajak Reklame, dan Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB). Program pemutihan denda ini berlaku mulai 9 Maret hingga 9 April 2026
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Gresik juga memberikan diskon pokok PBB-P2 sebesar 25 persen dengan nilai potongan maksimal Rp539 ribu, sebagai simbol usia Kabupaten Gresik yang ke-539 tahun. Pemerintah Kabupaten Gresik juga memberikan diskon 50 persen Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) untuk transaksi waris serta hibah dari orang tua kepada anak. Diskon PBB-P2 berlaku hingga 9 April 2026, sedangkan diskon BPHTB berlaku hingga 9 Mei 2026.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Gresik memberikan apresiasi kepada para pemenang lomba sayembara logo Hari Jadi Kabupaten Gresik. Juara pertama diraih Mohammad Arif dari Kecamatan Sidayu, disusul Mohammad Amar Shidiq dari Kecamatan Menganti sebagai juara kedua dan Ahmad Bahtiar dari Kecamatan Sidayu sebagai juara ketiga. Sementara itu, Muhammad Afiful Andriyanto dari Kecamatan Bungah terpilih sebagai juara favorit.
Pewarta Jamal Sintaru
Prev Article
Presiden Resmikan 218 Jembatan Serentak, Jembatan Perintis Garuda Banyuwangi Permudah Akses Warga
Next Article
Percepatan Pemeliharaan Jalan Provinsi di Ruas Krian - Prambon