Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Lima Tahun Terbengkalai, Jalan Penghubung di Kertosari Banyuwangi Rusak dan Belum Tersambung

BANYUWANGI, BRATAPOS.com – Kondisi infrastruktur di tengah Kota Banyuwangi kembali menjadi sorotan. Sebuah ruas jalan penghubung yang menjadi akses utama masyarakat di RT 002 RW 002, Lingkungan Kramat, Kelurahan Kertosari, Kecamatan Banyuwangi, dilaporkan telah terbengkalai selama hampir lima tahun tanpa penyelesaian dari pemerintah daerah.

Berdasarkan pantauan BRATAPOS.com di lokasi, Kamis (30/7/2026), ruas jalan sepanjang kurang lebih 150 meter dengan lebar sekitar 3 meter tersebut hingga kini belum diaspal. Ironisnya, jalan tersebut juga belum tersambung secara utuh karena masih menyisakan bagian tanah juga berbatu di antara jalan beraspal dan jalan paving, sehingga menghambat akses masyarakat.

BACA JUGA : Harumkan Nama Daerah, Model Cilik Banyuwangi Jeje Tampil Memukau di Indonesia Fashion Week 2026

Kondisi jalan semakin memprihatinkan, karena pada beberapa titik jalan yang telah beraspal juga terlihat mengalami kerusakan cukup parah dengan lubang berukuran besar. Saat musim hujan, ruas jalan itu berpotensi menjadi licin, tergenang air, dan membahayakan pengguna jalan, khususnya pengendara roda dua.

Padahal, lokasi jalan berada di kawasan padat penduduk yang letaknya tidak jauh dari Gedung 2 Pondok Pesantren Al-Anwari, serta berada di wilayah perkotaan yang seharusnya menjadi prioritas pembangunan infrastruktur.

Sejumlah warga mengaku kecewa, karena selama bertahun-tahun kondisi jalan tidak kunjung mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Mereka menilai pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut berjalan lambat, meski jalan tersebut menjadi akses vital bagi aktivitas sehari-hari masyarakat.

"Sudah lama dibiarkan. Padahal ini jalan utama warga. Kami berharap pemerintah segera memperbaiki dan menyambungkan jalan ini agar aktivitas masyarakat lebih lancar dan aman," ujar salah seorang warga.

Senada dengan itu, Ketua RW 002 Lingkungan Kramat, Farid, menyampaikan bahwa usulan perbaikan jalan telah beberapa kali disampaikan, namun hingga kini belum ada realisasi.

"Sudah lima tahun jalan ini terbengkalai. Sampai sekarang belum ada respons maupun tindakan nyata. Kami berharap pemerintah daerah segera membangun dan menyambungkan ruas jalan ini karena menjadi akses utama warga," tegas Farid.

Warga berharap Pemerintah Kabupaten Banyuwangi segera melakukan survei lapangan dan mengalokasikan anggaran perbaikan, agar jalan tersebut dapat segera difungsikan secara maksimal. Selain meningkatkan kenyamanan mobilitas masyarakat, perbaikan jalan juga dinilai penting untuk mendukung keselamatan pengguna jalan serta pemerataan pembangunan infrastruktur di kawasan perkotaan Banyuwangi.

Masyarakat berharap keluhan yang telah disampaikan selama bertahun-tahun tidak lagi diabaikan dan segera mendapat tindak lanjut nyata dari instansi terkait demi memberikan pelayanan publik yang lebih baik kepada warga. (rag/bp-bwi)

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Sosialisasi "Desa Bersih Narkoba (Bersinar)" Sinergi Satgas TMMD Ke-129 Bersama Satresnarkoba Polres Ponorogo
Next Article
Harumkan Nama Daerah, Model Cilik Banyuwangi Jeje Tampil Memukau di Indonesia Fashion Week 2026

Related to this topic:

Be the first to write a comment.