Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Jamnas Mercy 7 di Banyuwangi, 200 Unit W124 Padati The Sunrise of Java, Dorong Ekonomi & Pariwisata Lokal

BANYUWANGI, BRATAPOS.com – Deru mesin legendaris Mercedes-Benz W124 atau yang dikenal sebagai “Mercy Boxer” kembali menggema di ujung timur Pulau Jawa. Sebanyak sekitar 200 unit kendaraan klasik tersebut, dipastikan memadati Kabupaten Banyuwangi dalam gelaran Jambore Nasional (Jamnas) Mercedes-Benz W124 MBCI bertajuk “Mercy 7 Sunrise of Java” yang berlangsung pada 10–12 April 2026.

Ajang tahunan yang digelar oleh Mercedes-Benz Boxer Club Indonesia ini tidak sekadar menjadi ruang silaturahmi pecinta mobil klasik, tetapi juga diarahkan sebagai platform kolaborasi lintas sektor yang menyasar dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan.

BACA JUGA : Surat Masuk ke Bupati Deliserdang Tak Berbuah Tindakan, P2BMI dan GRPK Soroti Sikap Dinas Cipta Karya atas Pagar Gudang Tanpa PBG

Ketua Pelaksana Acara Mercy 7, Rizal Muhammad Arif, menegaskan bahwa penyelenggaraan Jamnas tahun ini membawa misi yang lebih luas dibanding sekadar pertemuan komunitas otomotif.

“Jamnas Mercy 7 di Banyuwangi, bukan hanya soal merayakan kecintaan terhadap Mercedes-Benz W124. Kami ingin menghadirkan kontribusi nyata bagi daerah tuan rumah, baik dari sisi sosial, lingkungan, maupun ekonomi,” ujar Rizal Muhammad Arif, Minggu (12/4/2026).

Ia menambahkan, bahwa kehadiran ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia diharapkan mampu menggerakkan sektor pariwisata dan usaha lokal di Banyuwangi.

“Kami membawa anggota dari berbagai chapter, mulai Sumatera, Jawa, hingga Bali. Harapan kami, perputaran ekonomi lokal ikut bergerak, mulai dari hotel, kuliner, hingga UMKM,” tegasnya.

Pemilihan Banyuwangi sebagai tuan rumah dinilai strategis. Reputasi daerah berjuluk The Sunrise of Java ini yang kuat dalam pengembangan wisata berbasis alam dan budaya, menjadi daya tarik utama penyelenggaraan event berskala nasional.

Para peserta juga akan menjelajahi sejumlah destinasi unggulan, sekaligus memperkuat citra Banyuwangi sebagai destinasi event tourism nasional.

Tercatat sekitar 200 unit Mercedes-Benz W124 dari berbagai daerah, akan melakukan konvoi menuju Banyuwangi. Peserta datang dari Chapter Sumatera (Medan), Jabodetabek, Bandung, Yogyakarta, hingga Bali.

Konvoi ini diperkirakan menjadi salah satu parade otomotif klasik terbesar di wilayah timur Pulau Jawa pada tahun ini.

Selain kegiatan otomotif, Jamnas Mercy 7 juga mengusung agenda keberlanjutan lingkungan melalui penanaman pohon cemara laut di kawasan pesisir Banyuwangi. Program ini menjadi bentuk komitmen komunitas terhadap pelestarian ekosistem pantai.

Di sisi lain, kegiatan Business Forum turut digelar untuk mempertemukan pelaku usaha dari komunitas W124 MBCI dengan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi serta pelaku UMKM lokal.

Forum ini diharapkan membuka peluang investasi dan kolaborasi jangka panjang di sektor pariwisata, otomotif, dan ekonomi kreatif.

Rizal menegaskan bahwa dampak Jamnas tidak boleh berhenti setelah acara selesai.

“Kami ingin memastikan bahwa setelah kendaraan kembali ke garasi masing-masing, hubungan yang terbangun tetap berlanjut. Business Forum ini menjadi pintu awal kolaborasi jangka panjang antara anggota komunitas dan pelaku usaha lokal,” pungkasnya. (rag/bp-bwi)

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Raffi Ahmad hingga Ariel NOAH Eksplor Banyuwangi, Efek Promosi Wisata Diprediksi Melejit
Next Article
Dugaan Penyelewengan Dana BOSP dan PIP di SMPN 1 Robatal Mencuat, TKN Dan BASUPATI Layangkan Klarifikasi Terbuka

Related to this topic:

Be the first to write a comment.