Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Banyuwangi Pertahankan Predikat Kabupaten Layak Anak Kategori Nindya Dua Tahun Berturut-turut

BANYUWANGI || Bratapos.com — Komitmen Pemkab Banyuwangi dalam mewujudkan lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah bagi tumbuh kembang anak kembali mendapat pengakuan nasional.

Kabupaten berjuluk Sunrise of Java ini sukses mempertahankan predikat Kabupaten Layak Anak (KLA) Kategori Nindya dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) untuk kedua kalinya secara beruntun.

BACA JUGA : APBD Banyuwangi 2027 Hadapi Tantangan Fiskal, Bupati Ipuk Ajak Semua Pihak Perkuat Kolaborasi Pembangunan

Penghargaan diserahkan oleh Wakil Menteri PPPA, Veronica Tan, didampingi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Eddy Hartono, kepada Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Keluarga Berencana (Dinsos PPKB) Kabupaten Banyuwangi Henik Setyorini, di Auditorium KH. M. Rasjidi, Kementerian Agama RI, Jakarta, Jumat (8/8/2025) malam.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, mengungkapkan rasa syukur atas penghargaan tersebut. Menurutnya, capaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh pihak dan menjadi motivasi untuk terus menghadirkan layanan terbaik bagi anak-anak Banyuwangi.

“Kita bersyukur upaya menciptakan ruang yang nyaman bagi tumbuh kembang anak mendapat apresiasi. Ini adalah komitmen kita semua untuk menjadikan Banyuwangi semakin ramah anak,” ujar Bupati Ipuk, Sabtu (9/8/2025).

Ipuk menegaskan, keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari jajaran pemerintah, sekolah, masyarakat, dunia usaha, TNI-Polri, hingga para orang tua yang berperan aktif menjaga dan mendukung hak-hak anak.

Banyuwangi, lanjut Ipuk, terus menghadirkan program yang berpihak pada anak, antara lain penyediaan fasilitas publik ramah anak, pemerataan akses pendidikan dan kesehatan, pengembangan ruang kreatif sebagai media partisipasi anak, serta layanan konsultasi bagi anak dan remaja untuk menjaga kesehatan mental mereka.

Selain itu, Pemkab juga rutin menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Anak sebagai wadah penyampaian aspirasi anak. Rekomendasi yang dihasilkan menjadi bahan perumusan program pemerintah.

“Ini adalah tanggung jawab bersama. Mulai dari lingkungan keluarga, sekolah, hingga masyarakat luas, semua harus berperan dalam menciptakan daerah yang ramah anak,” tegas Ipuk.

Dengan prestasi ini, Banyuwangi semakin memantapkan langkah sebagai daerah yang konsisten melindungi dan memajukan hak-hak anak, sekaligus menjadi inspirasi bagi daerah lain di Indonesia. (rag/bp-bwi)

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Tiga Petinju Yonif 509 Kostrad Sapu Bersih Kemenangan KO di Kejuaraan Tinju Banyuwangi
Next Article
Merefleksi Nilai -Nilai Luhur Dalam Perayaan HUT RI ke-80 Pada Aspek Hukum, Tentang Makna Kemerdekaan Yang sesungguhnya

Related to this topic:

Be the first to write a comment.