Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Api Lalap Neon Box Mitra Jajag Akibat Korsleting, Petugas Damkarmat Lakukan Overhaul di Lokasi

BANYUWANGI, BRATAPOS.com — Sebuah insiden kebakaran ringan terjadi di Swalayan Mitra Jajag, Kecamatan Gambiran, Kabupaten Banyuwangi, Senin (3/11/2025) siang. Objek yang terbakar adalah neon box papan nama toko, yang diduga mengalami korsleting listrik akibat lampu pijar pecah terkena air hujan.

Informasi yang dihimpun dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Banyuwangi, kejadian tersebut pertama kali dilaporkan oleh Ilmi Mufidah, salah satu pegawai swalayan, sekira pukul 12.50 WIB.

BACA JUGA : Warga Kumpulrejo Protes Dan Bentangkan Spanduk Tolak Pengeboran Minyak Oleh PT TGE.

Mendapatkan laporan itu, tim pemadam dari Sektor Genteng segera bergerak menuju lokasi kejadian di Jalan Yos Sudarso No.195, Dusun Kampung Baru, Kelurahan Jajag, Kecamatan Gambiran. Petugas Damkarmat tiba di lokasi sekitar pukul 13.13 WIB.

Saat tiba di lokasi, api sudah berhasil dipadamkan oleh pegawai swalayan menggunakan alat pemadam api ringan (APAR). Meski begitu, petugas tetap melakukan size up (penilaian kondisi lokasi) dan overhaul (pemeriksaan ulang untuk memastikan tidak ada sisa api) guna mencegah terjadinya kebakaran susulan.

Dari hasil asesmen, diketahui penyebab kebakaran adalah korsleting listrik pada instalasi neon box. Diduga lampu pijar di dalam neon box pecah akibat terkena tetesan air hujan, memicu percikan listrik yang kemudian membakar material akrilik pada papan reklame tersebut.

Kerugian materiil akibat insiden ini diperkirakan mencapai Rp500 ribu. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut.

Kepala Dinas Damkarmat Banyuwangi, Yoppy Bayu Irawan, melalui petugas Sektor Genteng mengimbau masyarakat dan pelaku usaha agar lebih waspada terhadap potensi bahaya listrik, terutama di tengah cuaca hujan yang sering menyebabkan kelembapan tinggi pada instalasi listrik luar ruangan.

“Kami mengingatkan, agar setiap tempat usaha memastikan kondisi instalasi listrik dan peralatan promosi seperti neon box tetap aman dan terlindung dari air hujan untuk mencegah korsleting,” ujar Irfan, petugas Damkarmat Sektor Genteng saat di lokasi.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat bahwa penggunaan listrik di area terbuka memerlukan perlindungan ekstra, guna mencegah insiden kebakaran serupa di kemudian hari. (rag/bp-bwi)

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Jaksa Banding Tiga Tersangka Pembakaran Kantor KPU Buru
Next Article
Polsek Kalipuro Gerak Cepat Gerebek Lokasi Judi Sabung Ayam, Tegaskan Tak Ada Ruang untuk “Penyakit Masyarakat”

Related to this topic:

Be the first to write a comment.