Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Satgas TMMD ke-125 Kodim 0825/Banyuwangi Tuntaskan Pengecoran Jembatan Strategis di Siliragung

BANYUWANGI || Bratapos.com — Pembangunan infrastruktur vital terus dikebut oleh Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Kodim 0825/Banyuwangi. Pada Sabtu (9/8/2025), jajaran prajurit TNI bersama warga setempat melaksanakan pengecoran jembatan penghubung di Kecamatan Siliragung, sebuah proyek strategis yang menjadi urat nadi mobilitas dan perekonomian warga lintas desa.

Jembatan yang dibangun ini bukan sekadar sarana fisik, melainkan penghubung kehidupan sosial, pendidikan, hingga perdagangan masyarakat. 

BACA JUGA : Pemprov Banten Salurkan Kursi Roda untuk Disabilitas dan Lansia di Kabupaten Tangerang

Komandan Kodim (Dandim) 0825/Banyuwangi, Letkol Arh Joko Sukoyo, S.Sos., M.Han., sekaligus Dansatgas TMMD ke-125, menegaskan bahwa pengerjaan jembatan berada pada tahap krusial dan harus diselesaikan tepat waktu.

“Ini adalah infrastruktur vital yang akan mengubah wajah konektivitas wilayah. Jembatan ini akan memudahkan akses warga menuju pusat pendidikan, layanan kesehatan, pasar, dan pusat kegiatan ekonomi. Dampaknya akan terasa langsung oleh masyarakat,” ujar Letkol Arh Joko Sukoyo.

Pengerjaan pengecoran dilakukan dengan metode gotong royong, melibatkan puluhan personel TNI dan warga dari dua desa yang dihubungkan jembatan tersebut. Kolaborasi ini menjadi cermin kemanunggalan TNI dengan rakyat, sebagaimana menjadi roh dari setiap pelaksanaan TMMD.

Meski medan kerja di Siliragung tergolong menantang karena kondisi tanah labil dan cuaca yang tidak menentu, semangat kerja sama di lapangan mampu menjaga progres pembangunan tetap sesuai target.

“Kendala teknis pasti ada, tetapi dengan sinergi dan semangat kebersamaan, semua hambatan dapat kita atasi,” tegas Dansatgas TMMD.

Pembangunan jembatan ini masuk dalam daftar prioritas sasaran fisik TMMD ke-125 karena fungsinya yang strategis. Selain mempersingkat waktu tempuh antar wilayah, infrastruktur ini akan mempermudah distribusi hasil pertanian warga, memperlancar arus logistik, serta membuka peluang ekonomi baru di kawasan selatan Banyuwangi.

Program TMMD sendiri tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga meliputi sasaran nonfisik seperti penyuluhan kesehatan, pendidikan kebangsaan, dan pemberdayaan masyarakat. Dengan selesainya jembatan ini kelak, diharapkan perekonomian desa semakin tumbuh, indeks kesejahteraan meningkat, dan semangat persatuan kian kuat di tengah masyarakat. (rag/bp-bwi)

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Acara Grand Launching MBB Murai Batu Bersaudara Sukses Digelar di Sidoarjo
Next Article
Kebersamaan Satgas TMMD ke-125 dan Warga Siliragung, Hangatnya Keakraban di Tengah Pembangunan Desa

Related to this topic:

Be the first to write a comment.