Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Kebersamaan Satgas TMMD ke-125 dan Warga Siliragung, Hangatnya Keakraban di Tengah Pembangunan Desa

BANYUWANGI || Bratapos.com — Di bawah terik matahari yang menyengat, deru aktivitas pembangunan di lokasi TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 di Desa Siliragung, Kecamatan Siliragung, tetap bergulir penuh semangat. Tak hanya derap langkah para prajurit TNI yang berpacu dengan waktu, namun juga tangan-tangan warga yang tak kenal lelah bergandeng dalam semangat gotong royong.

Di sela padatnya pekerjaan, mulai dari pengecoran jembatan penghubung hingga perbaikan akses jalan terlihat momen hangat yang mencairkan rasa lelah. Sejumlah anggota Satgas duduk santai di atas rangka besi cor, bercengkerama bersama warga desa. Canda tawa yang mengalir membuat keringat dan penat seolah tak terasa.

BACA JUGA : Pemprov Banten Salurkan Kursi Roda untuk Disabilitas dan Lansia di Kabupaten Tangerang

"Kalau dikerjakan bersama-sama begini, capeknya hilang. Rasanya seperti kerja di rumah sendiri," ujar Sutrisno (48), salah satu warga yang turut membantu pengecoran, Minggu (10/8/2025).

Baginya, keberadaan Satgas TMMD bukan hanya membawa pembangunan fisik, tetapi juga membawa semangat baru bagi warga desa.

Pemandangan ini menjadi bukti, bahwa TMMD tak sekadar proyek pembangunan infrastruktur. Lebih dari itu, program ini menjadi ruang perjumpaan dan pembauran antara TNI dan rakyat. Tidak ada batas antara seragam loreng dan pakaian lusuh petani, semuanya bersatu dalam satu tujuan yaitu membangun desa demi kesejahteraan bersama.

Komandan Kompi (Danki) Satgas TMMD ke-125, Letda Laode Asnar dari Yon Armed 8/Uddhata Yudha Jember, mengungkapkan kebersamaan di lapangan merupakan bagian penting dari misi TMMD. 

“Infrastruktur memang penting, tetapi membangun hubungan yang solid antara TNI dan masyarakat jauh lebih berharga. Keakraban inilah yang akan menjadi fondasi untuk menjaga keamanan dan kemajuan desa di masa depan,” ungkapnya.

Waktu istirahat singkat yang dimanfaatkan untuk bercengkerama menjadi penguat ikatan emosional. Anak-anak desa pun tampak akrab bermain di sekitar lokasi kerja, sesekali ikut membantu mengangkat peralatan ringan sambil bercanda dengan prajurit.

Hingga kini, progres pekerjaan menunjukkan hasil positif. Jembatan penghubung desa yang menjadi prioritas mulai terlihat bentuknya, dan perbaikan jalan setapak menuju area pertanian sudah mencapai tahap akhir. Semua itu tak lepas dari kontribusi warga yang dengan sukarela meluangkan waktu dan tenaga.

Program TMMD di Siliragung bukan hanya meninggalkan jejak beton, tetapi juga menorehkan kisah persaudaraan yang tak akan lekang oleh waktu. Di sinilah semangat Kemanunggalan TNI-Rakyat benar-benar terwujud, bukan sekadar slogan tetapi nyata hidup di tengah masyarakat. (rag/bp-bwi)

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Satgas TMMD ke-125 Kodim 0825/Banyuwangi Tuntaskan Pengecoran Jembatan Strategis di Siliragung
Next Article
Satgas TMMD Semarakkan Jalan Sehat di Ponpes Darul Muttaqin, Rayakan HUT RI dan Haul KH. Abdulloh Tohir

Related to this topic:

Be the first to write a comment.