Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Program gizi stunting Jadi Prioritas Pemdes Wonoasri

Madiun | bratapos.com – Pemerintah Desa Wonoasri menegaskan komitmennya dalam upaya pencegahan dan penurunan angka stunting dengan menjadikan program gizi sebagai salah satu prioritas utama pembangunan desa tahun ini. Langkah tersebut dilakukan melalui berbagai kegiatan yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan gizi ibu hamil, balita, dan keluarga berisiko stunting.


Kepala Desa Wonoasri menyampaikan bahwa stunting masih menjadi perhatian serius karena dapat memengaruhi pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, serta kualitas sumber daya manusia di masa depan. Oleh karena itu, pemerintah desa wonoasri mengalokasikan anggaran dan sumber daya untuk mendukung program percepatan penurunan stunting melalui pendekatan terpadu.(Senin, 8/06/26).

BACA JUGA : Puluhan Perusahaan di Kaltim Tidak Becus Urus Lingkungan Hidup; Praktisi Hukum Robertus Antara,S.H Dorong Pemerintah Evaluasi Total.


Berbagai kegiatan yang dilaksanakan antara lain pemberian makanan tambahan (PMT) bagi balita dan ibu hamil, pemantauan tumbuh kembang anak melalui posyandu, edukasi pola makan sehat, serta peningkatan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pemenuhan gizi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Program ini sejalan dengan strategi nasional percepatan penurunan stunting yang menekankan pentingnya intervensi gizi dan kolaborasi lintas sektor hingga tingkat desa. 
Selain itu, Pemerintah Desa Wonoasri juga memperkuat koordinasi dengan puskesmas, kader kesehatan, PKK, dan pendamping desa guna memastikan seluruh sasaran prioritas mendapatkan layanan kesehatan dan gizi yang optimal. Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus menekan risiko stunting secara berkelanjutan. 


Masyarakat menyambut baik program tersebut dan berharap kegiatan yang dijalankan dapat memberikan dampak nyata bagi kesehatan anak-anak di Desa Wonoasri. Dengan sinergi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan warga wonoasri, target mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan bebas stunting menjadikan Madiun bersahaja, diharapkan dapat tercapai.


Pemerintah Desa Wonoasri menegaskan bahwa pencegahan stunting bukan hanya tanggung jawab sektor kesehatan, tetapi merupakan gerakan bersama yang membutuhkan partisipasi seluruh elemen masyarakat demi masa depan anak-anak yang lebih baik.(Warno jgr)

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Masuki Tahap Replik, Penggugat Nilai Tergugat Alihkan Fokus dari Pokok Sengketa
Next Article
Deli Serdang Penuhi Target Kick Off Pelayanan KB Serentak Harganas 2026

Related to this topic:

Be the first to write a comment.