Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Perkuat Ketahanan Pangan, Babinsa Kertosari Kawal Penyaluran 500 Kg Bibit Padi

BANYUWANGI, BRATAPOS.com – Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus digencarkan di Kabupaten Banyuwangi. Salah satunya melalui pendampingan penyaluran bantuan bibit padi oleh Babinsa Kelurahan Kertosari, Kecamatan Banyuwangi kepada Kelompok Tani Dewi Sri II, Jumat (8/5/2026) siang.

Kegiatan yang berlangsung di kediaman Ketua Himpunan Petani Pemakai Air (HIPPA), RT 002 RW 002 Lingkungan Kramat, Kelurahan Kertosari itu menjadi wujud sinergi antara TNI, pemerintah, dan petani dalam menjaga stabilitas produksi pangan di tengah ancaman musim kemarau panjang.

BACA JUGA : Surat Masuk ke Bupati Deliserdang Tak Berbuah Tindakan, P2BMI dan GRPK Soroti Sikap Dinas Cipta Karya atas Pagar Gudang Tanpa PBG

Sebanyak 500 kilogram bibit padi jenis Inpago bantuan pemerintah pusat disalurkan kepada kelompok tani setempat. Penyaluran dilakukan dengan pendampingan langsung Babinsa Kertosari, Serda Nur Rendra E.P bersama Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Anandita Dyah Kiranasasi, S.P.

Bibit padi tersebut diterima Ketua Kelompok Tani Dewi Sri II, Farid, beserta anggota kelompok tani untuk digunakan pada musim tanam mendatang.

PPL Anandita Dyah Kiranasasi mengatakan, bantuan bibit padi ini merupakan bagian dari program pemerintah dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat.

“Bantuan ini diharapkan mampu membantu petani meningkatkan hasil panen serta menjaga ketersediaan pangan, khususnya di wilayah Banyuwangi,” ujar Anandita.

Sementara itu, Babinsa Kertosari Serda Nur Rendra E.P menegaskan, kehadiran TNI melalui Babinsa tidak hanya melakukan pendampingan keamanan, tetapi juga memastikan program pertanian pemerintah berjalan efektif dan tepat sasaran.

“Kami hadir untuk mendampingi para petani, agar bantuan yang diberikan pemerintah benar-benar dimanfaatkan dengan baik. Ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama, sehingga perlu sinergi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat,” kata Serda Nur Rendra.

Ia juga mengingatkan para petani terkait prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengenai potensi musim kemarau panjang yang berisiko memengaruhi pasokan air irigasi.

Menurutnya, langkah antisipasi harus disiapkan sejak dini agar produktivitas pertanian tetap terjaga meski menghadapi cuaca ekstrem.

“Kami mengimbau para petani memanfaatkan fasilitas pompanisasi bantuan pemerintah yang telah disalurkan melalui Kodim 0825/Banyuwangi, agar kebutuhan air pertanian tetap tercukupi saat musim kemarau,” tambahnya.

Ketua Kelompok Tani Dewi Sri II, Farid, mengapresiasi perhatian pemerintah dan pendampingan yang dilakukan Babinsa maupun PPL terhadap para petani di wilayahnya.

Ia menyebut bantuan bibit tersebut sangat membantu petani dalam mengurangi biaya produksi, sekaligus meningkatkan semangat bercocok tanam di tengah tantangan cuaca yang tidak menentu.

“Kami sangat bersyukur atas bantuan bibit padi ini. Semoga hasil panen ke depan bisa lebih baik dan para petani semakin termotivasi untuk meningkatkan produksi pertanian,” ungkap Farid.

Kegiatan penyaluran bantuan berlangsung aman dan lancar. Program tersebut diharapkan mampu memperkuat sektor pertanian, sekaligus menjaga ketahanan pangan daerah di tengah tantangan perubahan cuaca ekstrem. (rag/bp-bwi)

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Gagalkan Penyelundupan 2 Kg Sabu ke Bali, Polresta Banyuwangi Ringkus Kurir Asal Kediri
Next Article
Total 1.312 Jemaah Haji Banyuwangi Resmi Diberangkatkan Menuju Tanah Suci

Related to this topic:

Be the first to write a comment.