Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Penantian 5 Tahun, Petani Kesilir Akhirnya Miliki Irigasi Permanen Berkat TMMD ke-125

BANYUWANGI || Bratapos.com — Penantian panjang puluhan petani di Dusun Sumber Bening, Desa Kesilir, Kecamatan Siliragung, Banyuwangi, akhirnya terbayar. Setelah lebih dari lima tahun mengandalkan pengairan manual dan tadah hujan, mereka kini memiliki saluran irigasi permanen berkat program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Kodim 0825/Banyuwangi.

Selama ini, sekitar 10 hektare lahan pertanian di dusun tersebut, menghadapi tantangan besar setiap musim kemarau. Tanpa irigasi yang layak, para petani hanya mengandalkan air hujan atau aliran sungai kecil yang ditarik secara seadanya menggunakan pompa atau saluran darurat. Kondisi ini kerap membuat panen gagal dan pendapatan mereka merosot drastis.

BACA JUGA : Pemprov Banten Salurkan Kursi Roda untuk Disabilitas dan Lansia di Kabupaten Tangerang

Ponimin (56), salah satu petani setempat, menceritakan betapa sulitnya mempertahankan tanaman padi di tengah minimnya pasokan air.

“Dulu kalau kemarau, kami harus berebut air. Kadang sawah kering kerontang sampai panen gagal total. Untuk membangun irigasi sendiri jelas tidak mungkin, biaya terlalu besar,” ungkapnya, Selasa (12/8/2025).

Harapan baru mulai tumbuh ketika TMMD ke-125 hadir di Desa Kesilir. Dalam program ini, prajurit TNI bersama warga setempat bergotong royong membangun saluran irigasi sepanjang 113 meter yang membentang di sisi lahan pertanian warga. Proses pembangunan memakan waktu lebih dari sebulan, dimulai dari penggalian tanah, pemasangan cetakan beton, hingga penyusunan material.

Kini, saluran itu sudah hampir rampung dan siap digunakan. Ponimin mengaku sangat bersyukur.

“Alhamdulillah, impian kami akhirnya terwujud setelah menunggu lebih dari lima tahun. Dengan adanya irigasi ini, hasil panen pasti lebih baik dan kesejahteraan petani akan meningkat. Terima kasih banyak kepada TNI dan semua warga yang ikut membantu,” ujarnya dengan mata berbinar.

Komandan Kodim (Dandim) 0825/Banyuwangi, Letkol Arh Joko Sukoyo, S.Sos., M.Han., menegaskan bahwa pembangunan irigasi ini bukan hanya proyek fisik, tetapi juga upaya memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan perekonomian masyarakat desa.

“TMMD adalah wujud nyata sinergi antara TNI dan rakyat. Kami tidak hanya membangun infrastruktur, tapi juga menumbuhkan semangat gotong royong,” kata Dandim 0825.

Bagi para petani Sumber Bening, irigasi permanen ini adalah simbol perubahan besar. Mereka tak lagi harus cemas saat kemarau tiba, dan optimisme untuk masa depan pertanian desa pun semakin menguat. (rag/bp-bwi)

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Kapolresta Banyuwangi Serahkan Motor Hasil Ungkap Kasus Curanmor, Korban Sampaikan Rasa Syukur
Next Article
Pemkab dan DPRD Banyuwangi Pastikan Tarif PBB-P2 Tetap, Bantah Isu Kenaikan

Related to this topic:

Be the first to write a comment.